Selasa, 23 Juli 2019 03:00

Motor Kayu Made In Sumenep Ditawarkan Rp 50 Juta

Sabtu, 30 Januari 2016 01:10 WIB
Motor Kayu Made In Sumenep Ditawarkan Rp 50 Juta
KARYA SENI: Motor milik Masduqi saat dipajang di salah satu jalan di Surabaya. foto: detikcom

SUMENEP, BANGSAONLINE.com - Berbekal bakat sejak kecil, Masduqi mampu menciptakan motor yang dibalut dengan kayu. Kerajinan tangan warga Sumenep, Madura, ini dijual dengan harga Rp 50 Juta.Motor yang dibungkus kayu dengan ukiran naga di bagian depan ini menjadi tontonan. Ia sengaja memajang motornya itu di sudut Jalan Sedap Malam, Surabaya.

"Saya tiba siang ini dari Sumenep," kata Masduqi kepada wartawan, kemarin (28/1) dikutip dari detik.com.

Bersama seorang kawannya, warga Gapura Tengah itu menempuh perjalanan darat. Ia mengendarai motor kayu, dan kawannya membawa motor matic. Setiba di Surabaya, langsung menuju Masjid Sunan Ampel.

Saat di Ampel, itu motor kayu miliknya sempat ditawar Rp 12 Juta, namun tidak dilepaskan. "Di Sumenep saja ditawar Rp 18 Juta tidak saya lepas," kata Masduqi.

Menurutnya, motor yang ditawarkan Rp 50 juta ini cukup istimewa. Selain bahan bakunya kayu jati, pengemasannya juga presisi. "Belum lagi ukir-ukirannya. Nggak gampang buatnya," katanya.

Mesin motor ini, kata Masduqi, menggunakan Suzuki Shogun 2004. Uniknya, motor yang bisa dikendarai dengan boncengan 1 orang ini tidak akan bermasalah jika kena hujan. "Aman kok, panas hujan kita libas," tambahnya.

Untuk pembuatan motor ini, Masduqi mengaku membutuhkan waktu 2-3 bulan. Sebab, dirinya harus menghitung cermat bagian demi bagian agar presisi.

Misalnya untuk kenalpot dan mesin serta bagian rangkanya, dibungkus kayu dengan hati-hati agar nyaman saat digunakan. "Joknya kita buat kayu juga, jadi di beberapa bagian dalam tetap besi atau aslinya," jelasnya.

Motor kayu yang pertama dibuat pada tahun 2011 dengan bahan baku motor Yamaha F1Z. "Motor pertama laku Rp 12 Juta," katanya.

Sedangkan motor kedua menggunakan matic Honda Beat. "Tapi itu saya cuma dapat ongkos Rp 5 Juta, karena bahannya dari pemesannya. Saya yang merakit dan membuatnya," kata Masduqi yang sehari-hari sebagai tukang kayu ini.

Selain menciptakan motor kayu, Masduqi juga membuat kerajinan tangan miniatur motor gede dan vespa. Di Surabaya ini, Masduqi berharap agar produk ciptaannya bisa terjual dengan alasan kebutuhan ekonomi yang mendesak. Harga Rp 50 juta itu, kata Masduqi, pembeli akan mendapatkan helm, sandal serta kacamata yang semua berbahan kayu. "Kacamata ini frame yang dari kayu," katanya sambil tertawa. (detikcom)

Kamis, 11 Juli 2019 16:29 WIB
YOGYAKARTA, BANGSAONLINE.com - Siapa pun pasti tersenyum membaca nama tempat wisata ini. Maklum, identik alat vital wanita: “Tempik Gundul” yang artinya alat vital wanita tanpa bulu. Apalagi tulisan yang beredar di media sosial (medsos) juga d...
Minggu, 14 Juli 2019 13:13 WIB
Oleh: Dr. KH. M. Cholil NafisBaru saja, Kamis (12/7) saya berpartisipasi dalam kegiatan Bussiness Matching The 1st Pasific Exposition yang berlangsung pada 11 s.d. 14 Juli 2019 di Auckland, Selandia Baru.Pacific Exposition merupakan salah satu kontri...
Kamis, 18 Juli 2019 13:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag57. Ulaa-ika alladziina yad’uuna yabtaghuuna ilaa rabbihimu alwasiilata ayyuhum aqrabu wayarjuuna rahmatahu wayakhaafuuna ‘adzaabahu inna ‘adzaaba rabbika kaana mahtsuuraanOrang-orang yang mereka seru itu, ...
Sabtu, 29 Juni 2019 14:36 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...