Rabu, 23 Oktober 2019 08:06

Dua Orang Spesialis Pembobol Rumah Dibekuk Polres Sidoarjo

Selasa, 19 Januari 2016 23:13 WIB
Dua Orang Spesialis Pembobol Rumah Dibekuk Polres Sidoarjo
KAMBUHAN: Residivis kambuhan Joko Wahono dan Cucuk Sudarmanto ketika digelandang ke Mapolres Sidoarjo. foto: catur andy/ BANGSAONLINE

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Kawanan penjahat spesialis pembobol rumah kosong antar kota dalam propinsi berhasil dibekuk jajaran Sat Reskrim Polres Sidoarjo. Mereka adalah Joko Wahono (43) warga Desa Durungbedug Kecamatan Candi dan Cucuk Sudarmanto (43) warga Dusun Dungus Desa Suruh Kecamatan Sukodono

Dalam aksinya, mereka membobol rumah kosong yang ditinggal oleh penghuninya. Keduanya tercatat sudah beraksi di 6 tempat kejadian perkara (TKP) berbeda. Yakni, di wilayah Sidoarjo 2 kali, di Gresik 2 kali, dan 2 kali di Mojokerto.

Dalam menjalankan aksinya, tersangka berpura-pura hendak bertamu dengan cara mengetuk pintu pagar terlebih dahulu. Setelah tidak ada jawaban dari penghuni, kedua tersangka langsung mencongkel pintu pagar menggunakan kunci L. Setelah berhasil masuk ke halaman rumah, kedua tersangka mendekati pintu rumah dan memastikan rumah kondisi kosong. Aksi dilanjutkan dengan mencongkel pintu rumah dengan linggis, dengan salah satu tersangka mengawasi kondisi luar rumah.

Tertangkapnya kawanan penjahat pembobol rumah tersebut berawal ketika polisi mendapatkan laporan bahwa terjadi pembobolan rumah di Jalan Panglima Sudirman Nomer 84 Dusun Lebo Kecamatan Sidoarjo.

"Setelah itu, kami langsung melakukan pengecekan dan pengejaran tersangka," cetus Kasat Reskrim Polres Sidoarjo AKP M.Wahyudin Latif di Mapolres Sidoarjo, Selasa (19/01).

Setelah dilakukan penyelidikan, didapati bukti yang mengarah ke kedua kedua tersangka yang merupakan residivis dengan kasus yang sama.

"Pertama kali yang kami tangkap adalah Joko Wahono di rumahnya. Setelah pengembangan, kami tangkap tersangka lain yakni Cucuk Sudarmanto," imbuhnya.

Ditambahkan AKP M.Wahyudin Latif, bahwa dari pengakuan tersangka, hasil kejahatannya digunakan untuk pesta-pesta dan biaya hidup sehari-hari. Namun, tersangka Joko Wahono menggunakan uang hasil kejahatan dengan membeli pil ekstasi dan ganja 1 poket.

"Kita amankan dan menyita barang bukti (BB) hasil kejahatannya di antaranya 8 buah cicin emas, 6 buah gelang emas, 7 jam tangan, kamera, dan beberapa benda yang berharga lainnya yang ditaksir sekitar Rp 100 juta.Kedua tersangka akan kami jerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman penjara selama 7 tahun penjara," pungkasnya. (cat/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Selasa, 22 Oktober 2019 23:46 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Hutan Kota Balas Klumprik menyediakan area Bumi Perkemahan. Hutan Kota yang dikenal dengan sebutan Taman Hutan Raya ini terletak di belakang Kantor Kelurahan Balas Klumprik, Wiyung. Dari sekitar 4,3 hektare luas hutan kot...
Rabu, 16 Oktober 2019 11:21 WIB
Oleh: Khariri Makmun*Fenomena semangat keberagamaan di tanah air semakin meningkat, hal itu ditandai dengan maraknya gelombang hijrah baik di kalangan artis, publik figur, maupun orang awam. Masifnya dakwah di media sosial disambut baik oleh netizen ...
Senin, 21 Oktober 2019 12:15 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan anak ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...