Kamis, 04 Juni 2020 21:13

Dua Orang Spesialis Pembobol Rumah Dibekuk Polres Sidoarjo

Selasa, 19 Januari 2016 23:13 WIB
Dua Orang Spesialis Pembobol Rumah Dibekuk Polres Sidoarjo
KAMBUHAN: Residivis kambuhan Joko Wahono dan Cucuk Sudarmanto ketika digelandang ke Mapolres Sidoarjo. foto: catur andy/ BANGSAONLINE

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Kawanan penjahat spesialis pembobol rumah kosong antar kota dalam propinsi berhasil dibekuk jajaran Sat Reskrim Polres Sidoarjo. Mereka adalah Joko Wahono (43) warga Desa Durungbedug Kecamatan Candi dan Cucuk Sudarmanto (43) warga Dusun Dungus Desa Suruh Kecamatan Sukodono

Dalam aksinya, mereka membobol rumah kosong yang ditinggal oleh penghuninya. Keduanya tercatat sudah beraksi di 6 tempat kejadian perkara (TKP) berbeda. Yakni, di wilayah Sidoarjo 2 kali, di Gresik 2 kali, dan 2 kali di Mojokerto.

Dalam menjalankan aksinya, tersangka berpura-pura hendak bertamu dengan cara mengetuk pintu pagar terlebih dahulu. Setelah tidak ada jawaban dari penghuni, kedua tersangka langsung mencongkel pintu pagar menggunakan kunci L. Setelah berhasil masuk ke halaman rumah, kedua tersangka mendekati pintu rumah dan memastikan rumah kondisi kosong. Aksi dilanjutkan dengan mencongkel pintu rumah dengan linggis, dengan salah satu tersangka mengawasi kondisi luar rumah.

Tertangkapnya kawanan penjahat pembobol rumah tersebut berawal ketika polisi mendapatkan laporan bahwa terjadi pembobolan rumah di Jalan Panglima Sudirman Nomer 84 Dusun Lebo Kecamatan Sidoarjo.

"Setelah itu, kami langsung melakukan pengecekan dan pengejaran tersangka," cetus Kasat Reskrim Polres Sidoarjo AKP M.Wahyudin Latif di Mapolres Sidoarjo, Selasa (19/01).

Setelah dilakukan penyelidikan, didapati bukti yang mengarah ke kedua kedua tersangka yang merupakan residivis dengan kasus yang sama.

"Pertama kali yang kami tangkap adalah Joko Wahono di rumahnya. Setelah pengembangan, kami tangkap tersangka lain yakni Cucuk Sudarmanto," imbuhnya.

Ditambahkan AKP M.Wahyudin Latif, bahwa dari pengakuan tersangka, hasil kejahatannya digunakan untuk pesta-pesta dan biaya hidup sehari-hari. Namun, tersangka Joko Wahono menggunakan uang hasil kejahatan dengan membeli pil ekstasi dan ganja 1 poket.

"Kita amankan dan menyita barang bukti (BB) hasil kejahatannya di antaranya 8 buah cicin emas, 6 buah gelang emas, 7 jam tangan, kamera, dan beberapa benda yang berharga lainnya yang ditaksir sekitar Rp 100 juta.Kedua tersangka akan kami jerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman penjara selama 7 tahun penjara," pungkasnya. (cat/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Selasa, 02 Juni 2020 23:45 WIB
Oleh: M. Cholil NafisItulah kemudahan ajaran Islam. Kalau bisa dipermudah mengapa dipersulit, (yassiru wa la tu’assiru). Demikian prinsip ajaran Islam yang beradaptasi dengan kondisi dan zaman. Begitu juga soal pelaksanaan ibadah haji yang meny...
Minggu, 31 Mei 2020 18:02 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*22. Sayaquuluuna tsalaatsatun raabi’uhum kalbuhum wayaquuluuna khamsatun saadisuhum kalbuhum rajman bialghaybi wayaquuluuna sab’atun watsaaminuhum kalbuhum qul rabbii a’lamu bi’iddatihim maa ya’lamuhum...
Rabu, 03 Juni 2020 11:08 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <...