Selasa, 20 April 2021 05:19

PT KAI Resmi Luncurkan Kereta 'Rumah Sakit', Pertama di Indonesia

Senin, 14 Desember 2015 00:36 WIB
PT KAI Resmi Luncurkan Kereta
FASILITAS: Sejumlah fasilitas yang ada di dalam Rail Clinic. foto: antara

JAKARTA, BANGSAONLINE.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) secara resmi telah meluncurkan kereta kesehatan pertama di Republik Indonesia (RI) yang dinamai Rail CliniC, di Stasiun Pasar Senen, Sabtu (12/12) kemarin. Peresmian ini juga dibarengi dengan pemecahan Rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) karena ini merupakan kereta kesehatan yang pertama di Indonesia.

Direktur Utama PT KAI (Persero) Edi Sukmoro mengungkapkan pembuatan Rail Clinic ini didasari kondisi demografis dan minimnya fasilitas kesehatan di wilayah terpencil. Karena itulah, Indonesia butuh fasilitas kesehatan di kereta.

"Pembuatannya ini 70 hari. Untuk jalankan ini kita butuhkan kru teknis 4 orang, dokter perawat 10 orang," kata Edi di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Sabtu (12/12) dilansir dari liputan6.com.

Edi menyadari saat ini di beberapa wilayah yang dilalui jalur kereta belum tentu memiliki fasilitas kesehatan. Untuk itu, diharapkan dengan adanya kereta 'rumah sakit' ini, masyarakat yang tinggal di wilayah pedesaan yang dilalui jalur KA bisa mendapatkan fasilitas ini.

BACA JUGA : 

Diduga Depresi, Ibu Dua Anak di Mojokerto Nekat Tabrakkan Diri ke Kereta Api

​Demi Marwah NU, Kader Gus Dur di Jatim Minta Said Aqil Mundur dari Komut PT KAI

​PT KAI Minta Maaf, Perjalanan KA di Doap 7 Madiun Terganggu Imbas Banjir Jakarta

GeNose C19, Alat Screening Covid-19 Inovasi Anak Bangsa yang akan Diterapkan di Stasiun

Pengoperasian Rail Clinic ini nantinya sesuai dengan misi-misi sosial yang dilakukan perusahaan. Pertama kali, kereta kesehatan ini akan dioperasikan di Wojo, Kulon Progo, Yogyakarta. "Ini baru satu, nanti kita akan targetkan punya 4 Rail Clinic. Dua kita operasikan di Jawa dan 2 di Sumatera," tegasnya.

Rail Clinic hanya dikerjakan dalam waktu 1 bulan. Rail Clinic ini sebelumnya KRD yang dioperasikan di wilayah DAOP 2 Bandung. Mengingat kereta tersebut sudah tidak cukup tangguh untuk menjalani rute di wilayah Jawa Barat, maka dilakukanlah modifikasi.

Rail Clinic ini hanya terdiri atas 2 kereta di mana kereta pertama di-setting sebagai ruang pelayanan, mulai dari pemeriksaaan umum hingga pemeriksaaan gigi dan mata. Sementara kereta kedua digunakan sebagai kamar-kamar yang bisa digunakan untuk beristirahat layaknya di rumah sakit.

Untuk membuat kereta kesehatan ini, PT KAI menggelontorkan dana sekira Rp1,5 miliar.

Dana sebesar itu menurut Edi Sukmoro, bukan untuk membeli gerbong khusus, namun untuk menempatkan perangkat kedokteran dan kesehatan yang terdapat di dalam rangkaian gerbong kereta. Rail Clinic sendiri dijelaskan bisa melayani perawatan gigi, operasi hingga perawatan pasien lainnya.

"Tidak ada kereta baru untuk Rail Clinic ini. Cuma memang kita lakukan renovasi dan pembenahan gerbong kereta yang tersedia. Semua dana terkucur untuk peralatan di dalamnya senilai Rp1,5 Miliar," jelasnya di Jakarta, Sabtu (12/12)

Nantinya di dalam Rail Clinic tersebut, Dia menerangkan berbagai kegiatan kesehatan bisa dilakukan. Bahkan operasi kecil seperti operasi gigi dan operasi mata kecil bisa dilakukan. "Jadi nantinya tidak hanya untuk perawatan dan pemeriksaan biasa saja. Operasi kecil juga bisa, bahkan untuk yang ibu bersalin juga bisa dilakukan di sini," lanjutnya.

Rencananya, Rail Clinic ini akan beroperasi pada 19 Desember dengan tujuan pertamanya adalah Wojo Yogyakarta. Sebelum tanggal itu, pihaknya akan terlebih dahulu sounding ke masyarakat mengenai layanan ini. "Sebelum tanggal itu, pokoknya kita woro-woro dulu ke masyarakat di sana," pungkasnya. (lp6/rev)

Sumber: liputan6.com
Polisi dan Tukang Becak, Madura Kok Dilawan
Senin, 19 April 2021 21:38 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan episoode ke-8 ini mereview tukang becak asal Madura yang dihadang polisi karena dianggap melanggar rambu-rambu lalu lintas. Di jalan raya itu memang tertancap rambu lalu lintas berupa ga...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Senin, 19 April 2021 05:29 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Dua guru besar ini punya integritas dan reputasi tinggi di bidangnya masing-masing. Nah, Dahlan Iskan kali ini tak banyak menulis. Tapi menurunkan pandangan dua profesor yang dua-duanya kontra dan kritis terhadap Vaksin...
Selasa, 20 April 2021 00:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*60. Wa-idz qaala muusaa lifataahu laa abrahu hattaa ablugha majma’a albahrayni aw amdhiya huqubaanDan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada pembantunya, “Aku tidak akan berhenti (berjalan) sebelum sampai ke ...
Minggu, 18 April 2021 12:17 WIB
Memasuki Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)...