Ilustrasi. Foto: KAI
BANGSAONLINE.com - PT KAI memastikan bakal menindak tegas calo yang kembali menjual tiket untuk keuntungan selama angkutan libur Lebaran tahun ini. Hal tersebut dilakukan dalam rangka memastikan kenyamanan dan kelancaran perjalanan penumpang kereta api (KA).
"Pelanggan dapat segera melaporkan aktivitas calo yang mencurigakan melalui layanan pengaduan KAI121 yang dapat dihubungi 24 jam melalui media sosial, email cs@kai.id, atau WhatsApp KAI121 di 0811-1211-1121. KAI akan menindak tegas oknum calo yang merugikan pelanggan," kata VP Public Relations KAI, Anne Purba, Jumat (14/2/2025).
BACA JUGA:
- Libur Iduladha 2026, Penumpang Kereta di Stasiun Lamongan Diproyeksi Tembus 4.371 Orang
- Whistleblowing System Jadi Fokus Sosialisasi KAI Services
- Cegah Kecelakaan, KAI Percepat Penataan Perlintasan di Malang
- 5 Kereta Tujuan Surabaya dan Malang Terlambat Akibat Gangguan di Jakarta, KAI Daop 8 Buka Suara
Pihaknya juga mengingatkan agar pelanggan hanya membeli tiket melalui saluran resmi yang tersedia untuk memastikan harga terbaik, dan kenyamanan dalam pemesanan.
Pemesanan tiket untuk angkutan Lebaran 2025 telah dibuka sejak 4 Februari 2025. Tiket dapat dibeli hingga H-45 sebelum keberangkatan melalui aplikasi Access by KAI, situs booking.kai.id, serta mitra resmi Online Travel Agent (OTA).
"Kami mengimbau pelanggan untuk hanya membeli tiket melalui saluran resmi KAI guna menghindari potensi penipuan dan kesalahan pemesanan," ucap Anne.
Lebih lanjut dikatakan, masyarakat juga perlu diketahui bahwa loket stasiun hanya melayani pembelian yang datang langsung (go show) mulai 3 jam sebelum keberangkatan KA.
“Mulai 4 Februari, tiket untuk keberangkatan hingga 45 hari sebelum Lebaran sudah bisa dipesan pada pukul 00.00 WIB. Kami mengimbau pelanggan untuk segera merencanakan perjalanan agar tidak kehabisan tiket dan mendapatkan harga terbaik,” paparnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




