Setnov Rugi Jika Mangkir, PDIP dan Demokrat Dorong Sidang MKD Terbuka

Setnov Rugi Jika Mangkir, PDIP dan Demokrat Dorong Sidang MKD Terbuka Aksi demo mendesak agar Setya Novanto dipecat terus marak. foto: merdeka

JAKARTA, BANGSAONLINE.com - Anggota Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) Supratman Andi Agtas menilai Ketua DPR Setya Novanto dapat memanfaatkan forum sidang MKD untuk memberikan penjelasan klarifikasi.

"Pak Novanto akan rugi jika mangkir dari panggilan MKD, karena akan kehilangan momentum untuk memberikan klarifikasi," kata Supratman usai diskusi "Indonesia Tanpa " di Cikini, Jakarta, Minggu (6/12) dikutip dari antara.

MKD menjadwalkan memanggil Ketua Setya Novanto untuk diperiksa sebagai teradu pada sidang etika, Senin (7/12) hari ini menyusul laporan Menteri ESDM Sudirman Said, soal dugaan pencatutan nama Presiden dan Wakil Presiden terkait rencana perpanjangan kontrak PT Indonesia.

Politisi Partai Gerindra ini berharap, Setya Novanto dapat memenuhi panggilan MKD untuk diperiksa sebagai teradu. Supratman menambahkan, dirinya telah menerima informasi bahwa Setya Novanto akan memenuhi panggilan MKD untuk diperiksa dalam sidang MKD, Senin, tapi ada permintaan agar sidang berlangsung secara tertutup. "Kita lihat saja, bagaimana keputusan forum MKD, Senin besok," katanya.

Sebelumnya, MKD sudah memeriksa pelapor yakni Menteri ESDM Sudirman Said, pada Rabu (2/12) serta memeriksa saksi yakni Presiden Direktur PT Indonesia Maroef Sjamsoeddin.

Terpisah PDIP mendorong agar pemeriksaan terhadap Setya Novanto digelar terbuka, seperti pada sidang-sidang sebelumnya.

"Kita harus memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi Pak Setya Novanto untuk memberikan keterangan di MKD. Kita harapkan semuanya digelar terbuka," kata Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, saat ditemui di kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Jakpus, Minggu (6/12).

Hasto menjelaskan, MKD sebagai penjaga marwah DPR sudah selayaknya konsisten menjalankan putusannya. Karena dua sidang sebelumnya sudah digelar terbuka, maka tidak ada alasan bagi MKD untuk memeriksa Setya Novanto secara tertutup.

"MKD harus bekerja sesuai dengan tata tertib kemudian juga menjunjung tinggi aspek-aspek keadilan itu sendiri. PDIP akan melihat bagaimana MKD pada hari Senin bagaimana meminta keterangan dari Setya Novanto," jelas Hasto.

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO