Para siswa SMAN 1 Kokop yang dirawat di puskesmas setempat akibat gangguan kesehatan usai menyantap menu MBG (dok. Ist)
Sampel makanan tersebut selanjutnya akan dikirim ke laboratorium di Surabaya guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Hasil uji laboratorium diharapkan dapat mengungkap penyebab pasti insiden tersebut.
Jumlah siswa yang mengalami gejala keracunan yang diduga terkait konsumsi MBG di Kecamatan Kokop, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, dilaporkan terus bertambah.
Kondisi sejumlah siswa yang menjalani perawatan juga terekam dalam sebuah video yang beredar.
Dalam video tersebut, salah seorang siswa yang dirawat di Puskesmas Kokop mengaku mengalami muntah setelah mengonsumsi makanan yang disajikan.
"Tidak langsung terasa, tapi beberapa saat kemudian serentak merasakan muntah," kata salah satu siswa.
Hingga berita ini ditulis, Kepala SPPG Kokop Dupok, Dhimas Bagus, maupun Koordinator Wilayah (Korwil) SPPG Bangkalan, Ivan, belum memberikan keterangan terkait dugaan keracunan tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




