Anggota Satlantas Polres Lamongan saat hendak mengevakuasi truk yang terlibat laka
LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Kecelakaan lalu lintas melibatkan dua truk terjadi di Jalan Raya Babat-Lamongan, tepatnya di Desa Plaosan, Kecamatan Babat, Kamis (28/5/2026) pagi.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 05.00 WIB itu melibatkan truk Colt Diesel bernopol AA 9616 HE dan truk Fuso bernopol D 8429 LC.
BACA JUGA:
- Sopir Ngantuk Picu Tabrakan Beruntun Tiga Truk di Lamongan, Kerugian Capai Rp50 Juta
- Baru Bebas, Residvis Kambuhan Dibekuk Polres Lamongan dengan 6 Gram Sabu
- Pickup Diduga Masuk Jalur Lawan, Pemotor Tewas dalam Kecelakaan Beruntun di Lamongan
- Polsek Sukodadi Tindaklanjuti Aduan Warga soal Pengemis yang Bawa Anak di Lamongan
Kasihumas Polres Lamongan Ipda M. Hamzaid menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi di lokasi, kecelakaan bermula saat truk Colt Diesel yang dikemudikan pria berinisial AA, warga Kabupaten Batang, melaju dari arah barat ke timur.
Setibanya di lokasi kejadian, truk yang dikemudikan AA menabrak bagian belakang truk Fuso yang dikemudikan DS, warga Kelurahan Cikampek Barat, Kecamatan Cikampek, Kabupaten Karawang.
Saat kejadian, truk Fuso tersebut sedang parkir di sisi kiri badan jalan.
"Akibat benturan keras itu, pengemudi truk Colt Diesel mengalami luka ringan berupa nyeri pada bagian kaki," ujar Ipda M. Hamzaid.
Hamzaid menambahkan, dugaan sementara penyebab kecelakaan akibat kelalaian dan kurangnya kehati-hatian pengemudi truk Fuso.
"Parkir di badan jalan raya tanpa memperhatikan situasi sekitar dinilai menjadi faktor utama pemicu terjadinya kecelakaan," jelasnya.
Usai kejadian, petugas Satlantas Polres Lamongan bersama Polsek Babat langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan.
Setibanya di lokasi, petugas memberikan pertolongan pertama kepada korban, mengevakuasi kendaraan yang terlibat, serta melakukan pengaturan arus lalu lintas guna mengurai kepadatan kendaraan.
"Berkat respons cepat petugas, arus lalu lintas di jalur Babat - Lamongan kembali berjalan lancar dan situasi di lokasi dapat segera dikendalikan," pungkasnya. (van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





