Menhaj Gus Irfan saat pelantikan PPIH Embarkasi se-Indonesia
Ia menekankan pentingnya pendataan yang valid serta penyampaian informasi yang utuh kepada jemaah terkait skema tersebut.
Menhaj juga menyoroti aspek integritas petugas yang dinilai menjadi kunci dalam menjaga kepercayaan jemaah.
“Tidak boleh ada penyalahgunaan kewenangan atau pelayanan yang diskriminatif. Petugas haji harus menjadi teladan dalam kejujuran dan akhlak pelayanan,” ujar Menhaj.
Selain itu, ia mengingatkan tata kelola dam harus dilakukan secara akuntabel dan transparan sesuai ketentuan yang berlaku.
Ia menyebut jika pelaksanaan dam dilakukan di Arab Saudi, jemaah wajib melalui Proyek Adahi sebagai mekanisme resmi.
Menutup arahannya, Menhaj mengajak seluruh PPIH Embarkasi yang dilantik, baik secara luring maupun daring, untuk bekerja sebagai satu kesatuan.
“Walaupun dilantik secara hybrid, kita adalah satu tim nasional dengan satu standar pelayanan,” pungkasnya. (msn/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




