GRESIK, BANGSAONLINE.com - Pelaku pembunuhan bayi dalam plastik masih dalam pencarian oleh Satreskrim Polres Gresik. Kini, polisi memeriksa sejumlah CCTV dengan radius 5 kilometer.
“Kita masih dalami CCTV dengan radius 5 km dari lokasi," kata Kasatreskrim Polres Gresik AKP Arya Widjaya, Selasa (14/4/2026).
Arya mengatakan, sejumlah rekaman CCTV yang berada di sekitar lokasi kejadian akan dikumpulkan. Kemudian, pihaknya akan menganalisa dan pemeriksaan untuk mengetahui pelaku pembuangan mayat bayi tersebut.
"Kita masih mengumpulkan rekaman-rekaman CCTV itu," tambahnya.
Selain itu, pihaknya juga telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi. Termasuk warga yang pertama kali menemukan bayi tersebut.
"Sudah ada belasan saksi yang telah diperiksa. Karena kasus ini sudah menjadi atensi," tuturnya.
Polisi juga mengimbau kepada pelaku agar menyerahkan diri secara baik-baik. Jika tidak, pihaknya tidak akan segan menindak tegas terukur jika melakukan perlawanan dan melarikan diri saat dilakukan penangkapan.
"Kita imbau pelaku segera menyerahkan diri. Karena kamu bisa sembunyi, tapi polisi pasti akan menemukanmu," pungkasnya. (rif)
Baca juga:
Ortu Pembuang Jasad Bayi Terbungkus Plastik di Gresik Diburu Polisi
Sebelumnya, warga Desa Mojosarirejo digemparkan dengan penemuan kantong plastik hitam mencurigakan di pinggir jalan pada Rabu (25/3/2026) siang. Kantong tersebut awalnya dikira berisi sampah, namun ternyata berisi jasad bayi laki-laki.
Penemuan itu bermula saat seorang warga, Maskut (37), tengah mencari tanaman kumis kucing di lahan kosong sekitar pukul 11.30 WIB. Ia melihat kantong plastik hitam tergeletak dan merasa curiga.
Karena penasaran, Maskut mencoba memeriksa dengan menyentuh bagian luar plastik. Ia mengaku merasakan sesuatu yang lunak dan mencurigakan.
"Saya pegang dari luar, kok terasa lunak," ujar Maskut kepada polisi.
Setelah diperiksa lebih lanjut, ternyata kantong tersebut berisi jasad bayi, yang kemudian dilaporkan ke pihak berwajib.

























