Kepala BKPSDM Gresik, Agung Endro Dwi Setyo Utomo.
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Kasus rekrutmen pegawai abal-abal dengan SK ASN dan PPPK palsu di Kota Pudak kembali mencuat. Kali ini, ada 2 kepala desa yang mendatangi kantor BKPSDM Gresik untuk melaporkan keluarga mereka yang menjadi korban penipuan.
“Ya, setelah ada sejumlah orang dengan berpakaian PNS datang ke beberapa instansi di Pemkab Gresik beritanya viral, ada 2 kades mendatangi BKPSDM. Mereka juga jadi korban, karena keluarga mereka juga kena tipu,” kata narasumber yang enggan disebutkan identitasnya kepada BANGSAONLINE.com.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Gresik, Agung Endro Dwi Setyo Utomo, membenarkan laporan tersebut.
“Iya, ada dua kades yang datang ke BKPSDM,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (13/4/2026).
Menurut dia, salah satu keluarga kades yang menjadi korban hingga kini belum menerima SK seperti yang dijanjikan pelaku.
“Dua kades yang keluarganya menjadi korban tersebut salah satunya di luar 9 korban yang telah mendatangi beberapa OPD di Pemkab Gresik untuk ngantor hari pertama. Keluarga kades tersebut belum terima SK,” paparnya.
Agung menambahkan, kasus ini sudah ditindaklanjuti oleh Inspektorat Gresik dan dilaporkan ke polisi.
“Kita tunggu dari Inspektorat dan Polres Gresik yang tengah menangani kasus ini,” ucapnya.
Sebelumnya, 9 orang berbekal SK ASN dan PPPK palsu sempat mendatangi sejumlah OPD di Pemkab Gresik pada Senin (6/4/2026), dan memperkenalkan diri sebagai pegawai baru.
Kasus ini diduga melibatkan AT, mantan ASN Pemkab Gresik, serta AG, ASN aktif di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa. (hud/mar)

























