Produk bumbu nusantara siap pasok kebutuhan jemaah haji Indonesia. (Ist)
“Kegiatan ini menjadi pembuktian bahwa produk UMKM Indonesia mampu bersaing dan memenuhi standar global, khususnya untuk kebutuhan jemaah haji,” jelasnya.
Program ini melibatkan berbagai pihak, termasuk Badan Usaha Milik Negara (BUMN). PT Pos Indonesia berperan dalam pengelolaan rantai pasok, sementara PT Garuda Indonesia mendukung distribusi melalui jalur udara.
Sinergi tersebut menciptakan ekosistem terintegrasi dari hulu hingga hilir—mulai dari petani rempah, pelaku UMKM, hingga sektor logistik.
Pemerintah menilai sektor haji dan umrah memiliki potensi ekonomi besar untuk mendorong pertumbuhan nasional sekaligus meningkatkan nilai tambah produk dalam negeri.
“Ke depan, kami berharap semakin banyak UMKM yang terlibat dan mampu meningkatkan kapasitas produksinya,” tambah Jaenal. (msn)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




