Panen Jagung di Banyuwangi, Gubernur Khofifah Tegaskan Sinergi Jaga Ketahanan Pangan

Panen Jagung di Banyuwangi, Gubernur Khofifah Tegaskan Sinergi Jaga Ketahanan Pangan Gubernur Khofifah saat panen jagung di Banyuwangi.

BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Gubernur Khofifah melaksanakan panen jagung kuartal IV Tahun 2025 di Pusat Pelatihan Pertanian Taruna Bumi, Green Farm, Desa Karangsari, Kecamatan Sempu, pada Sabtu (28/2/2026). Ia mengapresiasi sinergi antara Polda Jatim, Kwarda Pramuka, dan HKTI dalam mendukung ketahanan pangan. 

“Atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Timur, saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Polda Jatim, Kwarda Pramuka Jatim, dan HKTI Jatim yang telah menunjukkan sinergi produktif dalam mendukung ketahanan dan kedaulatan pangan,” ujarnya.

Ia menegaskan kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bukti konkret kolaborasi lintas sektor yang berdampak langsung pada peningkatan produksi pangan dan ekonomi masyarakat. Berdasarkan data BPS 2025, Jawa Timur tercatat sebagai produsen jagung terbesar nasional dengan produksi 4,59 juta ton atau 28,39 persen dari total produksi nasional.

“Namun capaian ini tidak boleh membuat kita berpuas diri. Keberlanjutan harus dijaga melalui regenerasi petani dan modernisasi pertanian agar produksi terus meningkat dan memberi manfaat bagi generasi mendatang,” kata Khofifah.

Ia juga menekankan pentingnya inovasi berbasis teknologi dalam pertanian serta peran strategis Pramuka dalam regenerasi petani. 

“Ketika adik-adik Pramuka terlibat langsung mulai dari pengolahan lahan, penanaman, perawatan hingga panen, sesungguhnya mereka sedang belajar manajemen, kepemimpinan, tanggung jawab, dan kerja tim. Ini adalah investasi karakter sekaligus investasi ketahanan pangan kita,” paparnya.

Khofifah berharap, model sinergi ini dapat direplikasi di seluruh kabupaten/kota Jawa Timur. 

“Panen hari ini adalah hasil kerja bersama. Ketika seluruh elemen bergerak dalam satu visi, maka kedaulatan pangan bukan sekadar slogan, tetapi menjadi gerakan nyata,” pungkasnya. 

Panen dilakukan di lahan seluas 50 hektare, dengan 10 hektare di antaranya sudah memasuki masa panen dan produktivitas mencapai 8-10 ton per hektare. Jagung yang dipanen merupakan jenis hibrida Jenderal dengan sistem panen glondong, ditanam sejak 9 November 2025. 

Dalam agenda tersebut, Khofifah bersama Kapolda Jatim, Irjen Pol Nanang Avianto; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani; Ketua Kwarda Pramuka Jatim, dan Ketua HKTI Jatim, H. M. Arum Sabil. (dev/mar)