Gubernur Khofifah bersama Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi tampak sedang khusyuk berdoa dalam peringatan Haul Akbar Sunan Ampel. (Ist)
"Hal ini sekaligus menegaskan bahwa dakwah Islam tidak hanya berkaitan dengan ibadah ritual, tetapi juga tentang pembentukan karakter dan tatanan sosial yang berkeadaban," tutur Khofifah.
Untuk itu, lanjut Khofifah, peringatan Haul Agung ini juga menjadi momentum muhasabah bersama dalam meneladani akhlak para wali dalam kehidupan sehari-hari, baik sebagai pemimpin, aparatur negara, maupun sebagai masyarakat.
"Mudah-mudahan langkah, pikiran dan hati kita akan selalu berseiring dengan apa yang telah diteladankan oleh Sunan Ampel," ucap Khofifah.
Di akhir, Gubernur Jatim juga memanjatkan doa keberkahan bagi seluruh peziarah, serta secara umum bagi Jatim, dan Indonesia.
"Mudah-mudahan semua yang hadir disini akan diberi keberkahan rezeki, hati, ilmu, keluarga dan anak-anak kita. Barokah untuk Jawa Timur, barokah Indonesia," pungkasnya.
Turut hadir dalam Haul Agung ke-549 Sunan Ampel, Menteri PPPA RI Arifatul Choiri Fauzi, Ketua TP PKK Kota Surabaya Rini Indri Yani, Ibu Nyai Hj. Khomsatun, Ibu Syarifah Suud Ba'agil, Ibu Nyai Hj. Ainur Rohmah serta para keluarga Sayyid Ali Rahmatullah atau Sunan Ampel serta ribuan peziarah dari seluruh Jatim. (dev/msn)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




