Gubernur Khofifah saat memimpin penaburan benih ikan bersama 110.481 guru serta murid SMA, SMK, dan SLB negeri maupun swasta se-Jawa Timur.

Usai peresmian, Khofifah meninjau praktik ketahanan pangan di SMKN 1 Plosoklaten, mulai dari panen telur, kandang kambing dan sapi perah, hingga penebaran benih ikan.
“Pengalaman di SMKN 1 Plosoklaten sangat inspiratif karena sekolah sudah mengelola kandang kambing, sapi, dan ayam dengan rapi dan bersih sehingga siswa bisa belajar langsung melalui praktik,” ungkapnya.
Ia menekankan siswa dilibatkan penuh dalam siklus perawatan dan produksi, termasuk pembiakan ayam dan penanganan hasil panen.
“Anak-anak mengikuti siklus perawatan dan produksi 24 jam, termasuk breeding ayam dan penanganan hasil panen, sehingga mereka sudah terbiasa menghadapi standar dunia usaha dan industri," katanya.
Kepala Dindik Jatim, Aries Agung Paewai, menyebut hingga kini sebanyak 754 sekolah telah mengikuti program Sikap dari total sekitar 4.300 sekolah di Jawa Timur. Meski sebagian sekolah memiliki keterbatasan lahan, hal itu disiasati dengan sistem hidroponik dan optimalisasi lahan minimalis.
“Di SMK, kegiatan ini selaras dengan aspek marketing dan produksi, sementara di sekolah umum, hasil tanaman dapat dibeli oleh guru maupun siswa sendiri sehingga tercipta ekosistem saling mendukung antar sekolah,” pungkasnya. (dev/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




