Jasad korban usai dievakuasi dari dalam dapur rumah yang terbakar akibat korsleting
Kebakaran baru diketahui sekitar pukul 11.30 WIB saat anak Sariya pulang sekolah dan melihat kondisi rumah sudah terbakar. Anak tersebut kemudian memanggil ibunya di ladang sambil meminta pertolongan warga.
“Warga sekitar membantu memadamkan api, namun korban sudah meninggal dunia,” tutur Hozin.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Sampang AKP Eko Puji mengatakan, petugas puskesmas setempat langsung mendatangi lokasi untuk memeriksa kondisi korban.
“Dari hasil pemeriksaan petugas medis, salah satu penyebab kematian dikarenakan kekurangan oksigen akibat kepulan asap kebakaran di ruangan tersebut,” ujar Eko.
Pihak keluarga, lanjut Eko, menolak dilakukan autopsi dan menerima kejadian tersebut sebagai musibah. (van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




