Truk saat akan membuang muatan sampah di TPA Selopuro Ngawi
NGAWI,BANGSAONLINE.com - Volume sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Selopuro masih tergolong tinggi, yakni berkisar 32 hingga 35 ton per hari.
Namun, angka tersebut menurun dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai sekitar 40 ton per hari.
BACA JUGA:
- Kota Malang Raih Sertifikat Menuju Kota Bersih, Peringkat 7 Nasional
- DLH Kota Malang Catat Peningkatan Volume Sampah saat Libur Natal
- Sampah Kian Overload, Bupati Bangkalan bakal Tambah Jumlah dan Kapasitas RDU
- Bupati Jember Gelar Forum Dialog bersama Warga Kencong, Bahas soal Sampah dan Ketersediaan Antibisa
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Ngawi mencatat penurunan volume sampah itu seiring beroperasinya Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) serta optimalisasi pengolahan sampah di TPA Selopuro.
Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 DLH Ngawi, Bulkis Hani, menyampaikan saat ini rata-rata sampah yang masuk ke TPA Selopuro berada di kisaran 35 ton per hari.
Penurunan tersebut dinilai sebagai dampak positif dari berbagai upaya pengelolaan sampah yang telah dilakukan.
“Volume sampah yang masuk ke TPA Selopuro menurun dibandingkan tahun lalu. Hal ini seiring dengan sudah beroperasinya TPST dan adanya pengolahan sampah di TPA, serta meningkatnya kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah rumah tangga,” ujar Bulkis.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




