Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin saat memberi arahan
Fasilitas tersebut diminta digunakan sesuai peruntukan, dirawat dengan penuh tanggung jawab, dan dimanfaatkan secara maksimal.
"SOP harus segera dipelajari, karena SOP disusun bukan untuk membatasi, namun untuk memastikan pelayanan yang diberikan tertib, aman, dan profesional," terang Gus Qowim.
Dalam kesempatan itu, ia turut mengapresiasi jajaran Diskominfo, Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Tenaga Kerja (Dinkop UMTK), DP3AP2KB, serta Kelurahan Mojoroto, Bangsal, dan Setono Gedong atas sinergi yang telah terjalin.
Menurutnya, kolaborasi lintas sektor perlu terus diperkuat, khususnya dalam pelayanan informasi publik, penguatan ekonomi masyarakat, perlindungan perempuan dan anak, serta pemberdayaan keluarga.
Dengan kerja bersama, ia optimistis Kota Kediri akan semakin tertata dan visi misi Kota Kediri MAPAN dapat terwujud.
"Menjadi ASN adalah tentang kehadiran, kepedulian, dan keteladanan. Mari kita layani masyarakat dengan hati. Bekerja dengan semangat kolaborasi dan menjaga integritas dalam setiap tugas," pungkasnya. (uji/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




