Teori One Piece: Domi Reversi Hanya Berlaku Bagi Mereka yang Memiliki Rasa Takut

Teori One Piece: Domi Reversi Hanya Berlaku Bagi Mereka yang Memiliki Rasa Takut Imu saat menggunakan Domi Reversi kepada Dorry dan Brogy. Foto: Tangkapan layar.

Rasa takut dan khawatir itulah yang menjadikan Domi Reversi mampu berefek pada Rocks, hingga ia kehilangan kesadarannya.

Flashback

Teori tersebut menjadi relevan, karena pada chapter sebelumnya, Rocks menjadi bajak laut yang berhasil memijakkan kaki di Ruang Bunga, yakni tempat kediaman Imu. Dalam cerita One Piece, belum ada satu pun bajak laut yang berani atau berhasil memijakkan kaki di tempat kediaman Imu, mengingat kekuatan Imu yang sangat kuat.

Tak hanya itu, bahkan Rocks sempat mengancam Imu. Menurut hemat kami, hal ini dikarenakan Rocks saat itu tidak memiliki ancaman atas keluarganya yang menjadikan ia merasa takut atau khawatir.

Benarkah hanya karena rasa takut?

Jika kita mundur jauh ke chapter-chapter sebelumnya, Ketua Pasukan Revolusi, Monkey D Dragon pernah mengatakan hal yang memperkuat teori ini. Saat itu, Ivankov pernah bertanya kepada Dragon, mengapa dirinya selalu menghadap ke arah East Blue? Ivankov berpendapat, sikap reflek Dragon yang selalu menghadap ke arah East Blue seperti seseorang yang sedang merindukan kampung halaman (memiliki keluarga). Sebagaimana diketahui, East Blue merupakan tempat kelahiran putra Dragon, Monkey D Luffy.

Dengan reflek, Dragon berkata, “Jika kau ingin membahas ini, lebih baik kau bunuh saja aku, karena keluarga adalah titik lemah seseorang”.

Teori ini juga diperkuat dengan adegan Scopper Gaban saat berusaha menyelamatkan putranya yang bernama Colon. Orang penyandang gelar Tangan Kiri Raja Bajak Laut Roger itu pada akhirnya menyerah ketika Gunko, salah seorang Holy Knight mengancam akan membunuh Colon jika Gaban terus berusaha mendekati Gunko.

Demikianlah teori terkait Domi Reversi, pendapat ini penulis dapat dari berbagai teori yang beredar dan berdasarkan pengamatan setiap chapter pada manga One Piece. Namun, karena masih berupa teori, maka bisa saja salah dan tentu belum bisa dipastikan kebenarannya. (msn)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO