Ketua MAKI Jawa Timur, Heru Satriyo, menegaskan bahwa aksi tersebut merupakan dukungan moral terhadap Kejati Jatim, bukan bentuk protes.
“Secara prinsip kedatangan MAKI Jatim ke Kejati Jatim ingin menyatakan dukungan kepada Kejati Jatim,” kata Heru.
Heru menjelaskan bahwa Pidsus Kejati Jatim dinilai sebagai pionir dalam pengungkapan kasus korupsi di Jawa Timur.
“Karena kami menganggap bidang Pidsus ini menjadi pioneer dalam hal pengungkapan kasus korupsi di Jawa Timur dan berani mengungkap tipikor tanpa tedeng aling-aling,” jelasnya.
Ia menegaskan kembali bahwa aksi ini merupakan bagian dari rangkaian Hakordia 2025 yang diusung MAKI Jatim.
“Jadi bentuk dukungan kami dalam Hakordia 2025 ini sekaligus mengaktualisasikan kemitraan positif MAKI Jatim dan Kejati Jatim,” pungkasnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




