Konsumsinya diperkirakan naik 2,4% dari rata-rata normal.
Pertamina juga memastikan stok BBM dan LPG di SPBU serta Agen LPG dalam kondisi optimal, termasuk di daerah terpencil.
“Kami memastikan pasokan dan distribusi energi tetap terjaga sepanjang periode Nataru,” kata Ahad.
Perusahaan mengoptimalkan layanan melalui 1.473 SPBU, 907 Pertashop, dan 1.209 Agen LPG. Selain itu, disiapkan 644 SPBU Siaga 24 jam, 917 Agen LPG Siaga, tujuh titik layanan BBM dan Kiosk Siaga, serta 41 Motorist untuk menjangkau pemukiman dan jalur wisata.
Sebanyak 17 mobil tangki stand-by ditempatkan di jalur padat, sementara tiga Serambi MyPertamina hadir di rest area dengan fasilitas tambahan. Layanan keselamatan seperti ambulans dan porter bandara juga disiagakan.
Sistem command center memantau suplai secara real-time untuk mengantisipasi lonjakan permintaan. Pertamina turut menghadirkan promo BBM Non-Subsidi dan program MyPertamina.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




