Presdir PTFI, Tony Wenas selfie bersama mahasiswa ITS usai mengisi kuliah umum. foto: ist.
Di akhir sesi, para mahasiswa meminta Tony berbagi kiat sukses berkarier.
"Yang pertama adalah belajar dengan rajin, tidak hanya dari perkuliahan, tetapi juga dari berbagai sumber untuk memperluas wawasan," kata Tony.
Kedua, menurutnya, untuk bisa bekerja di perusahaan internasional mahasiswa harus berpikir global. Act locally but think globally.
"Saya selalu berpegang pada empat hal, yaitu bekerja dengan disiplin, fokus, jujur, dan yang terpenting adalah tulus. Ketulusan adalah kunci, karena ketika kita bekerja dengan niat yang benar, penghargaan akan datang dengan sendirinya," ungkap Tony.
Sementara itu, Rektor ITS Prof. Bambang Pramujati mengapresiasi kehadiran Tony dan kontribusi PTFI dalam mendorong pengembangan sumber daya manusia pertambangan nasional.
Ia menyebut tahun 2025 menjadi tahun pertama dibukanya Program Studi Teknik Pertambangan di ITS, dan peminatnya sangat tinggi.
"ITS baru saja membuka Program Studi Teknik Pertambangan, dan meskipun baru angkatan pertama, peminatnya sudah luar biasa banyak. Paparan Pak Tony hari ini tentu semakin memotivasi mahasiswa kami untuk mendalami dunia pertambangan. Kami berharap kolaborasi dengan industri, khususnya PTFI, dapat memperkuat pengembangan SDM dan teknologi pertambangan di Indonesia," harapnya. (hud/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




