Stok Pupuk Subsidi Tuban Aman hingga Akhir 2025, Serapan Capai 83,6 Persen

Stok Pupuk Subsidi Tuban Aman hingga Akhir 2025, Serapan Capai 83,6 Persen Pembinaan PPTS di Tuban.

TUBAN, BANGSAONLINE.com - PT Pupuk Indonesia memastikan stok pupuk subsidi di Bumi Wali aman dan mencukupi hingga akhir tahun 2025. Pernyataan ini disampaikan Account Executive Wilayah Tuban-Bojonegoro, Deni Eka Lesmana, dalam acara Pembinaan PPTS PT Pupuk Indonesia 2025 yang diikuti seluruh PUD, distributor, dan kios resmi di wilayah tersebut.

Kegiatan itu turut dihadiri oleh Manager Jatim 1 Region 3A PT Pupuk Indonesia, Sutikno Dimas Adi Prakoso; Kepala DKP2P Tuban, Eko Julianto, serta Branch Manager BRI Tuban, M. Arief Prabowo, sebagai mitra.

Deni menyebut Tuban mencatat serapan pupuk subsidi tertinggi di Jawa Timur.

"Serapan pupuk subsidi oleh petani di Tuban sudah 83,6 persen. Kalau seluruh Jatim sekitar 72 persen lebih," ujarnya.

Dengan demikian, masih terdapat sisa kuota lebih dari 16 persen pupuk subsidi yang belum ditebus oleh petani hingga akhir tahun.

Sepanjang Januari-November 2025, realisasi serapan pupuk subsidi semua jenis mencapai 127.605 ton dari total alokasi 152.682 ton. 

Stok pupuk di gudang PT Pupuk Indonesia juga masih tersedia, dan siap didistribusikan ke PUD jika penyerapan mencapai 100 persen.

"Pantauan kami stok pupuk subsidi di PUD dan PPTS masih banyak, sehingga petani tak perlu khawatir kekurangan pupuk. Apalagi ini sedang musim tanam," kata Deni.

Ia juga mengimbau seluruh PUD dan PPTS agar menyalurkan pupuk secara penuh kepada petani yang terdaftar dalam RDKK, guna memastikan tidak ada petani kesulitan menebus pupuk subsidi.

Sementara itu, Dimas menekankan pentingnya kepatuhan terhadap regulasi penyaluran pupuk subsidi, sejalan dengan program swasembada pangan Presiden Prabowo.

Klik Berita Selanjutnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO