Tiga Generasi Pahlawan Nasional

Tiga Generasi Pahlawan Nasional Foto: Unhasy

Mengutip Dr. Greg Fealy, seorang peneliti dari Australian National University, bahwa "Abdul Wahid Hasyim adalah seorang politisi yang telah memainkan peran penting dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia." (Sumber: The Politics of Indonesia's Nahdlatul Ulama)

Sementara KH Abdurrahman Wahid (), cucu Hadratusyaikh Hasyim Asyari, adalah seorang ulama dan politisi yang telah berjuang untuk demokrasi dan kebebasan. Beliau adalah contoh telita bagi kita semua dalam berjuang untuk kebenaran dan keadilan.

Profesor John L. Esposito, seorang ahli studi Islam dari Georgetown University, berpendapat " adalah seorang pemimpin yang telah memainkan peran penting dalam perjuangan demokrasi di Indonesia." (Sumber: The Oxford Handbook of Islam and Politics)

ini telah menunjukkan kepada kita bahwa perjuangan untuk kebenaran, keadilan, dan kemanusiaan adalah sebuah perjuangan yang tidak pernah berakhir. Mereka telah meninggalkan warisan yang berharga bagi kita semua, yaitu semangat untuk berjuang untuk kebenaran dan keadilan.

Seperti kata WS Rendra, "Aku ingin jadi pahlawan, bukan sekadar nama." Mari kita menjadi pahlawan, mari kita menjadi bagian dari perjuangan untuk kebenaran dan keadilan. Mari kita menjadi generasi yang berani, generasi yang peduli, dan generasi yang berjuang untuk kebenaran dan keadilan.

Selamat atas pengukuhan KH. Abdurrahman Wahid () sebagai - melengkapi jejak keteladanan keluarga Tebuireng. emas, satu napas perjuangan: ilmu, keikhlasan dan pengabdian untuk negeri. Dari Tebuireng, untuk Indonesia. Wallahu'lam bishawab.

[Aguk Irawan MN]

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Bupati Nganjuk Ziarah ke Makam Marsinah dan Usulkan Jadi Pahlawan Nasional':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO