Kepala BPJS Kesehatan Cabang Grsik, Janoe Tegoeh Prasetijo.
“Duta Muda menjadi cerminan semangat Sumpah Pemuda di masa kini. Mereka bergerak dengan semangat kolaborasi, menginspirasi rekan sebaya, dan menunjukkan bahwa gotong royong bisa diwujudkan lewat tindakan nyata untuk kesehatan bersama,” jelas Janoe.
Ia menambahkan, ke depan, tantangan yang dihadapi generasi muda bukan hanya menjaga diri tetap sehat, tetapi juga memastikan agar sistem jaminan kesehatan ini terus berlanjut untuk generasi mendatang. Selain itu, generasi muda juga dapat berkontribusi dengan mendorong gaya hidup sehat di lingkungan sekolah.
“Kalau dulu pemuda bersatu memperjuangkan kemerdekaan, maka sekarang pemuda bersatu memperjuangkan keberlanjutan kesehatan. Karena bangsa yang sehat adalah bangsa yang kuat,” tuturnya.

Duta Muda BPJS Kesehatan Cabang Gresik, Cahayanti Maya Saida.
Sementara itu, Duta Muda BPJS Kesehatan Cabang Gresik, Cahayanti Maya Saida mengungkapkan semangatnya menjadi cerminan para pelajar di Kabupaten Gresik. Ia mengatakan bahwa generasi muda memegang peran penting dalam menciptakan perubahan positif untuk masa depan menuju Generasi Emas 2045.
“Peduli terhadap Program JKN adalah salah satu langkah menciptakan perubahan positif di bidang kesehatan. Hal ini dikarenakan Program JKN telah terbukti banyak memberikan manfaat kepada jutaan masyarakat Indonesia terutama di Kabupaten Gresik. Namun, menjadi peserta aktif JKN saja tidak cukup, kita juga harus mengimbangi dengan menjaga pola hidup sehat,” tutur Maya sapaan akrabnya.
Maya juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga agar Program JKN tetap berkelanjutan. Karena masa depan bangsa berada di tangan generasi muda yang peduli, sehat, dan bergotong royong. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




