Asyhari Eko Prayitno, Wakil Ketua Pemuda LDII Jatim duduk di antara Pengasuh Ponpes Lirboyo, KH Abdullah Kafabihi Mahrus (kiri), dan Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf. Foto: Ist
“Para santri itu modalnya akhlakul karimah. Akhlak dan adab adalah syarat agar seseorang bisa diterima di tengah masyarakat,” tuturnya.
Kyai Kafa juga mengingatkan bahwa kemuliaan sejati hanya dapat diperoleh melalui ketakwaan kepada Allah SWT, bukan karena jabatan atau kedudukan.
“Kemuliaan itu didapat dengan takwa kepada Allah SWT. Itulah modal utama santri,” imbuhnya.
Gubernur Khofifah dalam sambutannya menyoroti kiprah para alumni Ponpes Lirboyo yang telah berkontribusi di berbagai daerah, bahkan hingga mancanegara. Ia menyebut Lirboyo sebagai soko guru pendidikan nasional.
“Sebelum muncul lembaga pendidikan formal, para ulama dan santri sudah lebih dulu mendidik anak bangsa dan menanamkan rasa cinta tanah air,” ucapnya.
Ia juga mengajak seluruh santri dan masyarakat untuk terus memperkuat ekosistem pesantren bersama para kiai dan tokoh agama.
“Mari kita jaga dan kuatkan marwah pesantren secara bersama,” pintanya. (uji/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




