Selain penutupan jalan, sejumlah area parkir telah disiapkan di sekitar lapangan, termasuk di kawasan pertanian dan belakang pasar Lirboyo. Polres juga menyiagakan personel untuk membantu pengaturan parkir dan kelancaran arus kendaraan.
“Kami mengimbau masyarakat pengguna jalan untuk sementara waktu menghindari jalur menuju Pondok Lirboyo dan memilih jalur alternatif, terutama pada sore hingga malam hari,” kata Afandy.
Sementara itu, Ketua Panitia Lirboyo Bershalawat, Refa, menyampaikan bahwa acara ini diharapkan menjadi momentum memperkuat ukhuwah Islamiyah dan memperbanyak shalawat di tengah masyarakat.
Sedangkan KH. Abdul Mu’id Shohib atau Gus Muid, salah satu pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni keagamaan, melainkan pernyataan cinta dan komitmen spiritual.
“Shalawat ini adalah ungkapan cinta kita kepada Kanjeng Nabi, pembawa risalah suci. Risalah itu diteruskan para ulama dan diwariskan kepada para santri. Inilah bentuk syukur dan cinta kami,” tuturnya. (uji/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




