Public Relation & Corporate Social Responsibility Management Officer SIG Pabrik Tuban, Luksono, didampingi jajaran menunjukkan lokasi yang akan dibangun sumur bor.
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Sebagai bentuk kepedulian kepada petani hutan, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) Pabrik Tuban menyerahkan bantuan sumur bor untuk Kelompok Tani Hutan (KTH) Wono Lestari, Desa Tegalrejo, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, Rabu (15/10/2025).
Penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan pada kegiatan penyerahan bantuan alat ekonomi produktif dan bibit tanaman oleh Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur bersama DPRD Provinsi Jawa Timur.
BACA JUGA:
- Hadiri Panen Raya di Tuban, Presiden Prabowo Dicurhati Petani: Butuh Irigasi hingga Alat Pascapanen
- Pimpin Panen Raya Jagung 1,23 Juta Ton Serentak di Tuban, Presiden Prabowo Coba Combine Harvester
- Panen Raya Jagung di Tuban, Presiden Prabowo Puji Inovasi Pangan yang Dilakukan Polri
- Berkurang 63 Persen, Petani di Tuban Protes Kuota Pupuk Subsidi
Public Relation & Corporate Social Responsibility Management Officer SIG Pabrik Tuban, Luksono, mengatakan bahwa bantuan sumur bor ini merupakan program CSR SIG Pabrik Tuban untuk pengairan pertanian sekitar hutan.
"Bantuan ini diberikan sebab para petani penggarap Perhutanan Sosial (PS) yang dikelola KTH Wono Lestari selama ini mengandalkan air hujan saat bercocok tanam," terang Luksono.
Karena itu, para petani otomatis tidak bisa menanam ketika musim kemarau karena lahan juga dalam kondisi gersang. Sehingga, petani hanya mampu menanam 2 kali dalam setahun. Itu pun bila curah hujannya bagus. Tentu keberadaan sumur bor ini sangat dibutuhkan oleh petani.
"Semoga dengan adanya bantuan sumur itu petani dapat bercocok tanam sepanjang tahun, sekaligus bantuan ini untuk menyukseskan program pemerintah terkait ketahanan pangan," ucapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur, Jumadi, mengucapkan terima kasih atas kepedulian SIG Pabrik Tuban kepada petani hutan atas bantuan sumur bor tersebut.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




