Slamet Riyadi, Direktur Perumda Air Minum Tirta Lestari.
Selain itu, Perumda Air Minum Tirta Lestari juga menyiapkan sederet inovasi bisnis di tahun ini. Salah satunya adalah reklasifikasi kelompok pelanggan serta kerja sama dengan pelaku usaha di Tuban agar kebutuhan air bersih sektor bisnis dapat terpenuhi dengan kesepakatan pemakaian minimal. Hal itu tertuang dalam aturan Pasal 32 Peraturan Bupati Tuban Nomor 8 Tahun 2024.
"Langkah ini bukan hanya menambah basis pelanggan, tapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Setiap tahun kami juga rutin menyetor 55% laba pasca-audit sebagai PAD, sesuai Perbup Tuban Nomor 4 Tahun 2023. Artinya, kinerja kami berdampak langsung terhadap keuangan daerah," tambah Slamet.
Menurutnya, indikator keberhasilan Tirta Lestari terlihat dari peningkatan pelayanan, kenaikan jumlah pelanggan, serta bertumbuhnya pendapatan dan laba. Semua itu secara berkelanjutan mendukung setoran PAD ke Pemkab Tuban.
Ke depan, Slamet menegaskan pihaknya tak hanya fokus menambah pelanggan, tetapi juga meningkatkan kualitas layanan berbasis teknologi informasi terintegrasi.
"Harapan kami, masyarakat mendapatkan layanan air bersih yang lebih cepat, lebih transparan, dan lebih modern. Dengan begitu, Tirta Lestari bisa terus tumbuh sekaligus berkontribusi nyata bagi kemajuan Tuban," pungkasnya. (coi/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




