Kegiatan FAS yang diselenggarakan LDII Sumenep
Ia berharap Festival Anak Saleh menjadi momentum bagi generasi muda LDII untuk terus mengembangkan potensi diri, berinovasi, dan berkarya demi masa depan yang lebih baik.
“Anak muda harus berkarya serta siap menghadapi kesulitan bahkan kegagalan, karena keberhasilan sering lahir dari kegagalan, dan kegagalan itu sendiri adalah kesuksesan yang tertunda,” ujarnya.
Selain menggelar Festival Anak Saleh yang diikuti 175 peserta, DPD LDII Sumenep juga menyelenggarakan bazar UMKM yang diikuti berbagai PAC.
Kegiatan tersebut mengusung tema ‘Mewujudkan SDM Profesional Religius Melalui Pembentukan Akhlak Luhur dan Kemandirian Generasi Penerus’.
Musaheri menyebut, sembilan PAC menampilkan karya dan bazar mereka, bahkan ada yang menghadirkan lebih dari satu stan.
“Seperti PAC Paberasan, misalnya, menampilkan tiga stan sekaligus karena besarnya jumlah peserta,” tuturnya.
Ia menambahkan, dari total 13 PAC dan empat penanggung jawab (PJ) yang ada, sembilan di antaranya berpartisipasi dalam kegiatan tersebut sesuai kemampuan masing-masing.
“Sebenarnya ada 13 PAC dan empat penanggung jawab, tapi yang tampil sesuai kemampuan ada sembilan PAC,” pungkasnya. (aln/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




