Kepala BPJS Kesehatan Cabang Gresik, Janoe Tegoeh Prasetijo menyerahkan piagam penghargaan kepada Direktur Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan. (Ist)
BPJS Kesehatan berharap seluruh fasilitas kesehatan terus menumbuhkan nilai integritas, empati, dan profesionalisme dalam setiap pelayanan kepada peserta JKN.
Janoe menegaskan, keberhasilan Program JKN tidak mungkin dicapai tanpa dukungan banyak pihak yang terlibat.
“Program JKN adalah milik kita bersama. Sinergi antara BPJS Kesehatan, fasilitas kesehatan, pemerintah daerah, dan masyarakat merupakan fondasi utama keberlanjutan sistem jaminan kesehatan nasional,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Lamongan, dr. Yany Khoirurakhmawati, menyampaikan apresiasinya atas capaian delapan faskes tersebut. Ia berharap, penghargaan ini bukan sekadar pengakuan, melainkan menjadi pemicu bagi faskes lain untuk terus berinovasi dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
“Komitmen pelayanan harus diiringi dengan kejujuran dan profesionalisme agar tujuan besar kita, yaitu Indonesia yang lebih sehat, bisa terwujud,” tuturnya.
Senada, Ketua PKFI Kabupaten Lamongan, dr. Muarifah, menekankan pentingnya menjaga komitmen pelayanan, terutama bagi faskes swasta.
“Kami berpesan agar faskes swasta tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga menjadikan nurani dan tanggung jawab sosial sebagai dasar utama dalam melayani peserta JKN,” ujarnya menutup. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




