Petugas saat memadamkan kobaran api yang menghanguskan 2 rumah di Kabupaten Pasuruan.
Proses pemadaman sempat terkendala aliran listrik yang belum diputus, sehingga petugas harus ekstra hati-hati karena risiko sengatan dan penyebaran api yang lebih cepat.
Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Polisi dan tim investigasi Damkar mendalami kemungkinan korsleting listrik sebagai pemicu utama.
“Kami masih mengumpulkan bukti di lapangan untuk memastikan penyebab kebakaran,” ucap seorang petugas.
Kerugian materi masih dalam proses perhitungan. Rumah yang terbakar didominasi material mudah terbakar, sehingga kerusakan diperkirakan cukup besar.
Tim juga masih mendata barang-barang yang berhasil diselamatkan oleh pemilik. Kebakaran permukiman seperti di Rembang bukan kali pertama terjadi di wilayah Pasuruan.
Minimnya kesadaran warga terhadap instalasi listrik yang aman serta keterlambatan pemutusan arus dari PLN kerap menjadi kendala dalam penanganan. Kasus ini kembali menegaskan pentingnya mitigasi risiko kebakaran yang lebih sistematis di tingkat desa. (maf/par/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




