Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati (tengah) bersama Wawali Gus Qowim (Ist).
Di antaranya, pada bidang kesehatan ada peningkatan aksesibilitas dan kualitas layanan kesehatan dengan melaksanakan pembangunan gedung baru pada RSUD Gambiran, konsultasi kesehatan langsung dengan dokter secara daring selama 24 jam tanpa henti secara gratis melalui Sobat Dokter, serta pemenuhan sarana prasarana kesehatan lainnya, rencana pengadaan ambulance, dan penguatan kader kesehatan.
Pada bidang perizinan ada penerapan inovasi Mobile Public Service, sistem pembayaran non tunai secara elektronik, respon cepat layanan pembinaan, usaha mendatangi tempat kegiatan usaha, poliklinik informasi investasi dan layanan penyelesaian problematikanya, layanan perizinan bagi penyandang disabilitas, sistem terintegrasi untuk user dan instansi, serta izin diantar.
Pada bidang kependudukan, Pemkot Kediri melakukan layanan administrasi kependudukan all in kelurahan, layanan jemput bola, One Stop Service, Sedino Mari, layanan di Car Free Day, layanan Sabtu dan Minggu, kerjasama dengan Pengadilan Agama, kerjasama dengan Rumah Sakit dan Bidan untuk penerbitan dokumen akte kelahiran bayi baru lahir, kerjasama KIA dengan penyedia kebutuhan pendukung pendidikan anak.
"Upaya-upaya tersebut kami lakukan untuk peningkatan layanan publik. Masih banyak lagi upaya yang kami lakukan untuk memberikan layanan terbaik bagi masyarakat," jelasnya.
Vinanda menuturkan, untuk merespons kondisi ekonomi yang sedang mengalami penurunan, Pemkot Kediri telah mengalokasikan anggaran untuk melindungi dan memperkuat daya tahan masyarakat.
Pertama, program peningkatan pendapatan masyarakat, meliputi pelatihan kerja, bantuan modal maupun sarana-prasarana bagi pelaku UMKM, kegiatan untuk mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja.
Kedua, program guna meringankan beban ekonomi masyarakat, antara lain bantuan sosial tunai maupun non-tunai, penyediaan seragam sekolah gratis, bus sekolah dan umum gratis, jaminan kesehatan gratis, serta program terkait lainnya.
"Kita berikan stimulus-stimulus bagi masyarakat untuk menghadapi dampak perekonomian saat ini. Kita ingin perekonomian di Kota Kediri ini terus berputar," pungkasnya.
Penyampaian pandangan umum fraksi PAN diwakili oleh Dinayana, fraksi Golongan Karya diwakili Imam Wihdan, fraksi Nasdem Khoiruddin Mustofa, fraksi Gerindra diwakili oleh Arief Junaidi, fraksi PKB diwakili Afif Fachrudin Wijaya, fraksi Gabungan Demokrat, PKS, Hanura diwakili Ashari. (uji/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




