KH. Mutawakil Alallah
"Saya harapkan nanti agar nahkoda yang terpilih dapat menjalin relasi yang harmonisasi dengan Pemerintah Daerah untuk kepentingan masyarakat," tuturnya.
Ditanya terkait polemik penggiringan Tim AHWA yang dilakukan PCNU, yang akhir-akhir ini menuai protes dan dinamika yang terjadi dikalangan MWC. Kiai Mutawakil mengaku jika AHWA itu memang aturan dan tatib yang harus dipatuhi. Karena, itu wujud dari sumpremasi ulama dalam organisasi NU.
"Formulasi dan konsep AHWA itu adalah perwujudan dari itu. Kalau soal penggiringan itu kan terserah MWC yang punya suara, itu kan pilihan MWC. Mana yang diyakini untuk bisa masuk ke AHWA, ya masuklah mereka. Karena itu, bagian dari aspirasi," tegasnya.
Sementara ditempat yang sama, Bupati Probolinggo, Haris Damanhuri mengatakan jika pelaksanaan konfercab ini merupakan ajang evaluasi tiap lima tahunan. Sehingga, dapat menghasilkan sosok yang baik.
"Probolinggo adalah basis pesantren, basis NU dan saya harapkan nanti sinergi dengan pemerintah nanti berjalan dengan baik. Banyak persoalan di Probolinggo yang harus dapat diselesaikan bersama. Karena NU adalah mitra strategis pemerintah dalam banyak program salah satu pengentasan kemiskinan dan pendidikan," ujar Haris. (ndi/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




