Unirow Tuban Dorong Kolaborasi Pendidikan dan Ketahanan Pangan Lewat Seminar Nasional

Unirow Tuban Dorong Kolaborasi Pendidikan dan Ketahanan Pangan Lewat Seminar Nasional Para narasumber dalam seminar nasional yang digelar Unirow Tuban.

“Di daerah sekarang sedang menunggu pendampingan asistensi. Jadi Unirow harus digandeng oleh pemda,” imbuhnya.

Sementara itu, Luky Praditya, ilmuwan dan eks Koordinator Fasilitasi Riset dan Inovasi Daerah BRIN, menyoroti indeks daya saing daerah (IDSD) Kabupaten Tuban yang masih berada di angka 3,37. 

Menurut dia, meskipun pemerataan pendidikan sudah cukup baik, angka tersebut masih tertinggal dari Kabupaten Magetan yang telah mencapai 3,78.

“Tingkat pendidikan Tuban sudah tinggi, tapi angkanya masih 3,37. Ini harus diupdate lewat data kependudukan,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Suryani slekau pakar pendidikan dan Kaprodi S3 Pendidikan Dasar FIP Universitas Negeri Surabaya. Ia menilai, kualitas pendidikan di Tuban sudah merata, dan tidak ada masalah signifikan dalam hal infrastruktur, tenaga kependidikan, maupun digitalisasi.

“Pendidikan di Tuban sudah baik, tidak ada masalah untuk infrastruktur, tenaga kependidikan dan digitalisasi. Internet sudah masuk di mana-mana,” tuturnya.

Seminar ini diikuti oleh sekitar 200 pemakalah dari kalangan dosen, mahasiswa, dan masyarakat umum. Kegiatan tahunan ini bertujuan menghimpun serta mendiseminasikan hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. (wan/mar)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO