Beberapa pos polisi di Surabaya yang dibakar massa.
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Meninggalnya driver ojol bernama Affan Kurniawan (20) saat aksi di Jakarta akibat dilindas kendaraan rantis Brimob, memicu gelombang protes di sejumlah daerah. Tak terkecuali di Kota Surabaya.
Sejak Jumat (29/8/2025) siang, ribuan massa menggelar aksi di sejumlah titik. Dalam demonstrasi tersebut, massa tak hanya berorasi, tapi juga melakukan pembakaran sejumlah fasilitas di tempat umum dan kantor maupun pos kepolisian.
BACA JUGA:
- Pasca-Kebakaran Gedung Jantung RSUD Dr. Soetomo, Polisi Gelar Olah TKP, Pasien IGD Masih Trauma
- Terungkap! Diduga Gelapkan Uang Pinjol Jadi Motif Penusukan Satpam di Graha DST Surabaya
- Polsek Sukomanunggal Selidiki Kasus Pembunuhan Security Graha Darmo
- Boks Traffic Light di Pegirian Surabaya Dicuri, Dishub Lapor Polisi
Aksi pembakaran di beberapa titik Kota Surabaya terjadi sejak Sabtu (30/8/2025) dini hari.
Pantauan BANGSAONLINE.com, beberapa tempat yang dibakar antara lain pos polisi di traffic lamp Jl. Kertajaya, Pos Polisi Tegalsari, Pos Pelayanan Kepolisian di Taman Bungkul, hingga perusakan Mapolsek Tegalsari, dan beberapa titik lainnya.
Irwan, warga sekitar Jl. Gubeng Kertajaya, mengaku tahu Pos Polisi Jl. Kertajaya dibakar sekira pukul 01.00 WIB.
Saat itu saya pulang kerja, rumah saya dekat dengan Pos Polisi Kertajaya, dan saat saya lewat sudah ada api dengan ketinggian hampir 2 meter di halaman pos," ujarnya, Sabtu (30/8/2025).
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




