Resah Marak Pencurian, Warga di Pamekasan Pasang Spanduk 'Selamat Datang di Desa Maling'

Resah Marak Pencurian, Warga di Pamekasan Pasang Spanduk Baliho 'Selamat Datang di Desa Maling' yang dipasang warga

Tidak hanya, milik karyawan dari PT Jawara saja, namun ada juga milik anak seorang Kiai yang menjadi korban dari maling tersebut, berbarengan dengan milik warga atas nama Hotip.

"Sepeda motor Anak pak Hotip itu hilang, hampir berbarengan dengan milik anak Kiai, itu terjadi sudah sekitar satu setengah tahunan lah," Ujarnya.

Ia menegaskan, baliho yang bertuliskan Desa Maling bukan warga setempat yang menjadi maling.Namun, lantaran desa tersebut sering mengalami kehilangan tapi pelakunya tidak tertangkap.

"Sekarang balihonya tersebut di ditambah dengan 'Desa Paling Aman Sedunia meski mencuri tidak akan tertangkap' itu adalah bentuk protes warga lantaran maling tidak tertangkap," urainya.

Alfian juga membeberkan, usai balihonya tersebut viral, pihak kepolisian semalam sekitar jam 23:00 WIB melakukan penggerebekan kepada salah satu terduga pelaku, namun tidak ada hasil.

"Iya saya mendapatkan informasi semalam sekitar jam 23:00 wib pihak kepolisian melakukan penggerebekan namun tidak ada orang nya di rumah terduga pelaku," kata Alfian.

Sementara itu, Kasi Humas Polres AKP Jupriadi membenarkan adanya penggrebekan di salah satu rumah di Desa Badung.

"Iya benar, tapi yang terduga tidak ada di lokasi saat polisi kesana," katanya.

Ia mengaku, tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut adanya pencurian di Desa Badung. (dim/van)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Haul Akbar di Masjid Nurul Huda Pamekasan, Satukan Generasi dan Santri Kiai Mattawi':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO