KOTA BLITAR,BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kota Blitar mulai mematangkan persiapan operasional Sekolah Rakyat di Kelurahan Bendo, Kecamatan Kepanjenkidul, menjelang tahun ajaran baru 2026.
Selain pembangunan fisik yang hampir selesai, proses verifikasi calon siswa dari keluarga kurang mampu juga mulai dilakukan agar penerima manfaat tepat sasaran.
Kepala Dinas Sosial Kota Blitar, Eka Atiqah, mengatakan saat ini petugas Program Keluarga Harapan (PKH) masih melakukan pendataan dan pengecekan langsung di lapangan.
Pada tahap awal, Sekolah Rakyat tersebut akan membuka masing-masing 90 kuota siswa untuk jenjang SD, SMP, dan SMA.
“Kita masih dalam proses verifikasi di lapangan oleh PKH. Sementara dari Kementerian Sosial ditargetkan tahun ajaran ini untuk SD 90 anak, SMP 90 dan SMA 90,” ujarnya.
Eka menambahkan, apabila seluruh fasilitas telah siap sepenuhnya, kapasitas Sekolah Rakyat diproyeksikan mampu menampung hingga sekitar 1.000 siswa.
Sementara itu, Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin menyebut kehadiran Sekolah Rakyat menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.
Ia menjelaskan, sekolah tersebut dilengkapi berbagai fasilitas penunjang, mulai ruang belajar hingga asrama untuk siswa. Konsep bangunannya juga dirancang nyaman agar mendukung proses belajar.
“Ini diperuntukkan bagi warga kurang mampu. Bangunannya besar dan fasilitasnya lengkap mulai ruang kelas sampai asrama,” kata Syauqul Muhibbin.
Sekolah Rakyat Kota Blitar nantinya memiliki 36 rombongan belajar dengan kapasitas sekitar 30 siswa di setiap kelas. Pemerintah menargetkan sekolah tersebut mulai beroperasi pada tahun ajaran baru tahun ini. (ina/van)










