Cepat dan Praktis, Mobile JKN Jadi Solusi Hemat Waktu Tanpa Harus Datang ke Kantor Cabang

Cepat dan Praktis, Mobile JKN Jadi Solusi Hemat Waktu Tanpa Harus Datang ke Kantor Cabang Aplikasi Mobile JKN dan WhatApp Pandawa, solusi untuk capat, praktis, dan hemat waktu.

TULUNGAGUNG, BANGSAONLINE.com – Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tulungagung, Fitriyah Kusumawati menyebut bahwa Mobile dirancang agar cepat, praktis, dan mampu menghemat waktu peserta. Hal ini ia sampaikan karena aplikasi andalan yang diluncurkan oleh BPJS Kesehatan ini mampu memberikan layanan administrasi yang bisa diakses di mana pun tanpa harus tatap muka.

“Aplikasi Mobile ini memang dirancang untuk mempermudah peserta mengakses layanan administrasi kepesertaan secara mandiri. Peserta bisa mengakses layanan administrasi tersebut di mana saja dan kapan saja tanpa harus datang ke kantor BPJS Kesehatan,” jelas Fitri, Jumat (15/8/2025).

Selain Mobile , lanjut Fitriyah Kusumawati, BPJS Kesehatan juga mengembangkan sejumlah kanal layanan digital yang dapat dimanfaatkan peserta secara online.

“Seperti Care Center 165 atau melalui WhatsApp Pandawa di nomor 08118165165. Selain pengurusan administrasi kepesertaan untuk mendaftar peserta baru, melalui pelayanan non tatap muka juga dapat dilakukan perubahan data peserta, antara lain perubahan Fasilitas Kesehatan (Faskes), alamat, anggota keluarga, hingga pendaftaran peserta baru,” terangnya.

Menurut Fitri, kanal layanan non tatap muka sangat membantu bagi masyarakat yang jauh dari pusat kota. Seperti di wilayah Tulungagung, terdapat daerah yang membutuhkan waktu tempuh lebih dari satu jam menuju kantor cabang, sehingga biaya dan waktu transportasi bisa lebih hemat dengan layanan digital.

“Dengan layanan non tatap muka, masyarakat dapat menghemat biaya karena tidak memerlukan transportasi. Saat ini, jaringan internet juga sudah menjangkau banyak wilayah, sehingga layanan digital melalui gawai pintar tidak menjadi masalah lagi,” tuturnya.

Lebih lanjut, Fitri berharap layanan non tatap muka ini mampu mengurangi keluhan masyarakat dalam mengakses administrasi kepesertaan. Dengan proses sederhana, kesadaran masyarakat untuk mendaftar diharapkan semakin meningkat.

“Harapan kami dengan adanya layanan non tatap muka, jumlah peserta semakin meningkat dan status kepesertaan tetap aktif. Untuk menjaga kepesertaan tetap aktif, peserta harus rutin membayar iuran setiap bulan sebelum tanggal sepuluh. Kanal pembayaran juga sudah banyak, baik melalui lembaga perbankan maupun non perbankan yang dapat dilakukan lewat gawai pintar,” paparnya.

Ia pun berpesan, bagi peserta yang mengalami kendala saat mengakses layanan kesehatan di Faskes, pengaduan kini bisa dilakukan secara online.

“Jika akan menyampaikan keluhan pelayanan , peserta tidak perlu datang ke kantor BPJS Kesehatan. Cukup melalui Aplikasi Mobile , WhatsApp Pandawa, atau Care Center 165. Peserta jangan ragu segera menyampaikan keluhan jika mendapatkan pelayanan kesehatan yang tidak sesuai atau mengalami diskriminasi, agar BPJS Kesehatan dapat segera menindaklanjuti dengan Faskes. Kecepatan penanganan keluhan bertujuan untuk kepentingan peserta ,” tuturnya.

Manfaat layanan non tatap muka ini telah diraksan oleh Rizki (33), ia menggunakan Mobile untuk mengurus perubahan domisili dan faskes.

“Karena sebelumnya saya tinggal di luar Tulungagung, agar sewaktu-waktu perlu berobat, saya mengubah Faskes yang dekat dengan rumah. Saat itu saya ubah faskes melalui Mobile , sangat cepat dan mudah saya lakukan dari rumah. Semoga BPJS Kesehatan tidak berhenti membuat inovasi yang semakin memudahkan peserta,” pungkas Rizki. (fer/msn)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO