Konferensi pers di Polres Ponorogo tentang pembunuhan perempuan di hutan jati Desa Sampung. Foto: Detik.com
PONOROGO, BANGSAONLINE.com - Misteri penemuan mayat perempuan setelah telanjang di pinggir hutan jati Dukuh Boworejo, Desa Sampung, Ponorogo, pada Selasa (12/8/2025), akhirnya terkuak.
Dalam waktu kurang dari 8 jam, polisi menangkap pelaku, yaitu suami korban sendiri, Hartono (30).
BACA JUGA:
- Polres Ponorogo Tegaskan Ancaman Pidana 20 Tahun bagi Penerbang Balon Udara dan Petasan
- Polisi Gagalkan Aksi Perang Sarung Sejumlah Remaja di Alun-Alun Ponorogo
- Peminta Sumbangan yang Diamankan Polres Ponorogo Ada yang Nyambi Bandar Judi Dadu
- Ditinggal Nonton Wayang Kulit, Motor Buruh Tani di Ponorogo Raib Digondol Maling
Dalam paparannya, Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu Sudibyo membeberkan, bahwa peristiwa pembunuhan sadis itu, bermula korban Alip Rahayu Arianti (30), sedang dibonceng pelaku menggunakan sepeda motor, menuju ke Wonogiri, Senin (11/8/2025).
"Di tengah perjalanan, korban melontarkan ucapan yang membuat pelaku sakit hati. Korban mengata-ngatai orang tua pelaku," kata Andin dalam konferensi pers di Polres Ponorogo, Kamis (14/8/2025).
Pelaku yang mendengar ucapan istrinya itu, mengaku kesal dan membelokkan laju motornya ke arah hutan jati di Dukuh Boworejo, Desa Sampung. Dilokasi tersebut, pelaku menemukan sebuah kabel jaringan internet dan menggunakannya untuk menjerat leher korban.
"Selain dijerat kabel, kepala korban juga dibenturkan ke pohon hingga meninggal dunia," ungkap Andin.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




