Anggota DPD RI, Dr. Lia Istifhama
SURABAYA,BANGSAONLINE.com - Anggota MPR RI dari unsur DPD RI Jawa Timur, Lia Istifhama menekankan pentingnya memandang keberlangsungan bangsa secara menyeluruh.
Yakni mulai dari pendidikan, demokrasi, hingga kesepakatan publik terkait arah pembangunan nasional.
BACA JUGA:
- Padatnya Jalur Mina, Ning Lia DPD RI Bagikan Tips Aman Jika Terpisah dari Rombongan Haji
- 200 Siswa Surabaya Diduga Keracunan MBG, Ning Lia: Harus Ada Penyesuaian Porsi Sesuai Kemampuan SPPG
- Viral Juri Final Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR Berlaku Tak Adil ke Peserta
- Ingat Proses Perjuangan Sulit, Anggota DPD RI Lia Istifhama Enggan Khianati Amanah Masyarakat
Dalam pandangannya, perjuangan tidak selalu untuk hasil saat ini, melainkan untuk generasi mendatang.
Lia terinsiprasi dari RA Kartini. Ia menyebut perjuangan pendidikan untuk kaum perempuan yang dilakukan Kartini bukan untuk masanya sendiri, melainkan untuk generasi 10, 20, bahkan 30 tahun setelahnya.
"Itu yang saya tangkap, bagaimana ketika kita memiliki positioning sebagai keterwakilan rakyat, kita memahami hakikat demokrasi dan nilai musyawarah dalam Pancasila," kata Lia dalam acara diskusi Konsitusi dan Demokrasi Indonesia MPR RI, di Komplek Parlemen, Senayan, Rabu (13/8/2025).
Lia menyoroti dinamika isu publik yang kerap memunculkan pro dan kontra, termasuk pada kebijakan Presiden Prabowo Subianto.
Ia mengaitkannya dengan teori siklus disintegrasi bangsa dari Ibnu Khaldun, yang mengingatkan bahwa jika ketimpangan dan rasa termarjinalkan tidak dikelola, dapat memicu krisis kepercayaan antarmasyarakat maupun terhadap pemerintah.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




