BNNK Tuban saat menggelar Workshop Penggiat Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).
TUBAN,BANGSAONLINE.com - Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tuban, melalui Tim Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M), menggelar Workshop Penggiat Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), Selasa (12/8/2025).
Kegiatan yang digelar di Ruang Rapat Lantai 3 Mall Pelayanan Publik Tuban ini menghadirkan perwakilan dari instansi pemerintah, organisasi masyarakat, media, hingga lembaga pendidikan.
BACA JUGA:
- DPRD Tuban Dorong Penguatan Gerakan Literasi, Soroti Minimnya Pemahaman Demokrasi Pelajar
- Dukung Pertanian Presisi, BRI Tuban Bangun Greenhouse di Kampus Mapesa Singgahan
- PT SBI Salurkan 24 Hewan Kurban untuk Warga Tuban pada Iduladha 2026
- Lapas Tuban Gagalkan Penyelundupan 177 Butir Obat, Alur Kunjungan Bakal Diperketat
Acara ini dibuka oleh Kepala BNNK Tuban, AKBP Bagus Hari Cahyono.
Ia menegaskan, bahwa pemberantasan narkoba memerlukan keterlibatan semua elemen masyarakat.
“Tidak cukup hanya mengandalkan aparat, seluruh lapisan harus bersatu melindungi generasi dari bahaya narkotika,” ujarnya.
Dalam sesi pemaparan pertama, AKBP Bagus, mengatakan, fenomena penyalahgunaan narkoba beserta dampaknya terhadap kesehatan, hingga ancaman pidana bagi pelaku.
Ia menyoroti faktor-faktor yang memicu keterjerumusan, seperti pengaruh lingkungan, kurangnya dukungan keluarga, dan lemahnya kemampuan menolak ajakan.
“Keluarga menjadi benteng utama, sementara lingkungan berperan sebagai pengawas terdekat,” tegasnya.
Materi selanjutnya disampaikan oleh IPTU Sutikno, Kaur Mintu Resnarkoba Polres Tuban, yang membahas aspek hukum penanganan narkoba sesuai UU No. 35 Tahun 2009, beserta ancaman sanksi dan data kasus terkini di wilayah Tuban.
Sementara itu, Kasi Pendidikan dan Pondok Pesantren Kemenag Tuban, Imam Bukhori, turut memberikan strategi penguatan kapasitas penggiat P4GN agar mampu menjadi penyuluh narkoba di tingkat desa dan kelurahan.
Ketua Tim P2M BNNK Tuban, Hetty Nurwiyanti, AMKL, menutup rangkaian sesi dengan mengajak peserta memperkuat komitmen bersama dalam pencegahan narkoba.
"Workshop ini diharapkan mampu membentuk jejaring penggiat P4GN yang solid, terlatih, dan siap bergerak menekan peredaran narkoba di Kabupaten Tuban," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




