Ritual Bulan Suro, Keris dan Tombak Bung Karno Dijamas Bersama Ratusan Pusaka di Kediri

Ritual Bulan Suro, Keris dan Tombak Bung Karno Dijamas Bersama Ratusan Pusaka di Kediri Pusaka keris milik Presiden Pertama Republik Indonesia saat dijamas. (Ist)

Salah satunya adalah Ido, pemuda asal Kota Kediri. Ia mengaku merasakan dampak positif setelah mendalami budaya dan pusaka.

"Sejak tahun 2020 saya mulai tertarik pada budaya dan pusaka. Banyak hal positif kami rasakan, jadi lebih semangat beribadah, tidak mudah emosi, tidak lagi membuang waktu yang kurang bermanfaat, dan lain-lain," ungkap Ido.

Kushartono, Ketua Harian Situs Persada Soekarno Kediri, menjelaskan bahwa tradisi jamasan pusaka ini sudah berlangsung sejak lama secara turun-temurun.

"Adat tradisi jamasan pusaka sudah berlangsung sejak lama, dan terus diabadikan turun-temurun dari generasi ke generasi. Namun, dahulu jamasan ini tertutup, baru lima tahun ini terbuka untuk umum agar menjadi edukasi bagi masyarakat untuk melestarikan budaya leluhur, terutama para generasi muda," paparnya.

Kushartono berharap kegiatan ini dapat terus menjadi jembatan bagi generasi muda untuk lebih mengenal dan mencintai warisan budaya bangsa.

"Kami sangat bersyukur dan mengucapkan banyak terima kasih pada semua yang dengan sukacita melestarikan budaya leluhur bangsa Indonesia," tutup Kushartono. (uji/msn)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO