Gubernur Khofifah saat bersama Kapolri di Makam Bung Karno.
BLITAR, BANGSAONLINE.com - Gubernur Khofifah mengajak masyarakat untuk meneladani dan mengamalkan ajaran Bung Karno, khususnya dalam hal nasionalisme dan persatuan.
Ajakan tersebut disampaikan saat mendampingi Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melakukan ziarah ke Makam Bung Karno pada Rabu (25/6/2025).
BACA JUGA:
- Presiden Prabowo Janjikan Bintang Mahaputera untuk Kapolri dan Panglima TNI, ini Alasannya
- Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026, Gubernur Jatim Ajak Ajak Kuatkan Toleransi
- Gubernur Khofifah Resmikan Revitalisasi 45 Sekolah di Tulungagung, Trenggalek dan Pacitan
- DPRD Jatim Terima LKPJ 2025, Gubernur Khofifah Tekankan Sinergi Eksekutif-Legislatif
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-79 yang jatuh pada 1 Juli 2025. Sebelumnya, Kapolri juga telah melakukan ziarah ke makam Presiden Soeharto, Presiden BJ Habibie, dan Presiden Abdurrahman Wahid.
Khofifah menyampaikan pemikiran Bung Karno tentang nasionalisme merupakan pondasi penting dalam perjuangan kemerdekaan dan pembangunan bangsa. Ia menekankan pentingnya nasionalisme yang kuat, inklusif, dan berpihak pada kesejahteraan bersama.
"Bung Karno percaya bahwa nasionalisme yang kuat dapat menjadi modal bagi bangsa untuk mencapai kemerdekaan dan membangun negara yang berdaulat," ujarnya.
Lebih lanjut, Khofifah menegaskan bahwa selain nasionalisme, persatuan juga menjadi kunci penting. Bung Karno meyakini persatuan adalah jalan untuk meraih kemerdekaan dan membangun bangsa yang tangguh di tengah keberagaman ideologi, suku, dan agama.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




