Peluncuran SI Maja Mada.
"Setiap aplikasi yang sudah dibangun, harus diikuti dengan dasar hukum. Kemudian dijalankan betul agar tidak menjadi sampah digital. Dan tentunya rutin dievaluasi serta dikembangkan fitur-fiturnya," ujarnya.
Sementara itu, Kabag Umum Setdakot Malang sekaligus inovator aplikasi, Windra Novisari, menjelaskan tujuan dikembangkannya SI Maja Mada adalah untuk meningkatkan efisiensi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD).
"Jadi aplikasi ini untuk mendukung aplikasi utama yakni SIMBADA di BKAD, dengan fitur mulai proses rencana kebutuhan barang, penerimaan, pemanfaatan, monitoring, dan peminjaman Barang Milik Daerah," paparnya.
Disebutkan olehnya, nama SI Maja Mada terinspirasi dari letak kantor Bagian Umum Setda Kota Malang yang berada di antara dua jalan bersejarah, yaitu Jalan Majapahit dan Jalan Gajahmada.
Aplikasi ini dibangun secara mandiri dengan dukungan teknis dari tim programmer Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Malang, dan telah siap digunakan untuk pengusulan BMD selanjutnya. (dad/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




