Selasa, 20 April 2021 04:45

PT KAI Daop 7 Luncurkan Tiket Kilat, Antre Lebih Cepat dan Tiket Lebih Kecil

Kamis, 15 Oktober 2015 16:34 WIB
PT KAI Daop 7 Luncurkan Tiket Kilat, Antre Lebih Cepat dan Tiket Lebih Kecil
Staf khusus PT KAI saat menunjukkan tiket baru ekonomi jarak dekat yang ukurannya lebih kecil. foto: arif kurniawan/BANGSAONLINE

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Penumpang kereta api lokal di wilayah PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 7 Madiun kini tidak akan mengantri lagi dalam pembelian tiket. Sebab PT KAI Daop 7 Madiun mulai memperlakukan tiket yang mampu dicetak secara cepat.

Tiket ini berbeda dari tiket sebelumnya, selain harga cetaknya lebih murah. Jika biaya produksi tiket sebelumnya per blangko dikenakan biaya Rp 110, untuk biaya produksi tiket yang baru ini hanya Rp 25, karena ukuran tiket dan jenis kertas yang berbeda.

Staf Khusus PT KAI Pusat Prasetyanti, mengatakan jika kebijakan ini dimaksudkan mempercepat layanan pembelian tiket kereta api. Menurutnya jika tiket yang sebelumnya membutuhkan waktu 14 detik untuk mencetaknya. “Tapi tiket yang hari ini kita keluarkan dalam 1 detik bisa mencetak 3 tiket, sehingga para penumpang dalam membeli tket tidak pelu lama menunggu,” kata Prasetyanti pada wartawan, Kamis (15/10).

Lebih lanjut Prsetyanti mengatakan, dalam tiket baru ini tidak ada identitas penumpang, yang ada hanya nomor kereta api dan barkod dan nomor tempat duduk penumpang. “Tiket ini untuk kereta api lokal dari daop 6 dan 7, dan tiket ini hanya sekali pakai, untuk itu pembelian dilakukan 3 jam sebelum pemberangkatan kereta. Untuk kereta apinya Rapih Dhoho – Penataran,” terangnya.

BACA JUGA : 

Diduga Depresi, Ibu Dua Anak di Mojokerto Nekat Tabrakkan Diri ke Kereta Api

​Demi Marwah NU, Kader Gus Dur di Jatim Minta Said Aqil Mundur dari Komut PT KAI

​PT KAI Minta Maaf, Perjalanan KA di Doap 7 Madiun Terganggu Imbas Banjir Jakarta

GeNose C19, Alat Screening Covid-19 Inovasi Anak Bangsa yang akan Diterapkan di Stasiun

Dia menambahkan meskipun bentuk fisik dari tiket kereta api lokal berubah bentuk, namun untuk harga tiket PT KAI daop 7 Madiun tidak melakukan perubahan. Harga masih tetap sama yakni Rp 15 ribu. (rif/rev)

Polisi dan Tukang Becak, Madura Kok Dilawan
Senin, 19 April 2021 21:38 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan episoode ke-8 ini mereview tukang becak asal Madura yang dihadang polisi karena dianggap melanggar rambu-rambu lalu lintas. Di jalan raya itu memang tertancap rambu lalu lintas berupa ga...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Senin, 19 April 2021 05:29 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Dua guru besar ini punya integritas dan reputasi tinggi di bidangnya masing-masing. Nah, Dahlan Iskan kali ini tak banyak menulis. Tapi menurunkan pandangan dua profesor yang dua-duanya kontra dan kritis terhadap Vaksin...
Selasa, 20 April 2021 00:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*60. Wa-idz qaala muusaa lifataahu laa abrahu hattaa ablugha majma’a albahrayni aw amdhiya huqubaanDan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada pembantunya, “Aku tidak akan berhenti (berjalan) sebelum sampai ke ...
Minggu, 18 April 2021 12:17 WIB
Memasuki Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)...