Senin, 19 Agustus 2019 11:32

PT KAI Daop 7 Luncurkan Tiket Kilat, Antre Lebih Cepat dan Tiket Lebih Kecil

Kamis, 15 Oktober 2015 16:34 WIB
PT KAI Daop 7 Luncurkan Tiket Kilat, Antre Lebih Cepat dan Tiket Lebih Kecil
Staf khusus PT KAI saat menunjukkan tiket baru ekonomi jarak dekat yang ukurannya lebih kecil. foto: arif kurniawan/BANGSAONLINE

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Penumpang kereta api lokal di wilayah PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 7 Madiun kini tidak akan mengantri lagi dalam pembelian tiket. Sebab PT KAI Daop 7 Madiun mulai memperlakukan tiket yang mampu dicetak secara cepat.

Tiket ini berbeda dari tiket sebelumnya, selain harga cetaknya lebih murah. Jika biaya produksi tiket sebelumnya per blangko dikenakan biaya Rp 110, untuk biaya produksi tiket yang baru ini hanya Rp 25, karena ukuran tiket dan jenis kertas yang berbeda.

Staf Khusus PT KAI Pusat Prasetyanti, mengatakan jika kebijakan ini dimaksudkan mempercepat layanan pembelian tiket kereta api. Menurutnya jika tiket yang sebelumnya membutuhkan waktu 14 detik untuk mencetaknya. “Tapi tiket yang hari ini kita keluarkan dalam 1 detik bisa mencetak 3 tiket, sehingga para penumpang dalam membeli tket tidak pelu lama menunggu,” kata Prasetyanti pada wartawan, Kamis (15/10).

Lebih lanjut Prsetyanti mengatakan, dalam tiket baru ini tidak ada identitas penumpang, yang ada hanya nomor kereta api dan barkod dan nomor tempat duduk penumpang. “Tiket ini untuk kereta api lokal dari daop 6 dan 7, dan tiket ini hanya sekali pakai, untuk itu pembelian dilakukan 3 jam sebelum pemberangkatan kereta. Untuk kereta apinya Rapih Dhoho – Penataran,” terangnya.

Dia menambahkan meskipun bentuk fisik dari tiket kereta api lokal berubah bentuk, namun untuk harga tiket PT KAI daop 7 Madiun tidak melakukan perubahan. Harga masih tetap sama yakni Rp 15 ribu. (rif/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 09 Agustus 2019 19:52 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Kediri memiliki destinasi wisata baru bernama Dewi Cemara. Obyek wisata berbasis pertanian dan peternakan di Desa Kedung Malang, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri ini telah diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...