Wakil Bupati Blitar saat meninjau salah satu peternakan ayam.
Ia menekankan pentingnya menjaga keberlangsungan sektor peternakan ayam petelur di Kabupaten Blitar, mengingat daerah ini memiliki kontribusi besar terhadap ketahanan pangan nasional.
"Kabupaten Blitar adalah penyuplai sekitar 30 persen kebutuhan telur nasional. Ini tentu sangat berkaitan erat dengan program penyediaan pangan dan makanan bergizi," ucapnya.
Di tempat yang sama, Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesmavet Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar, Nanang Miftahudin, menyampaikan bahwa pemerintah daerah terus berupaya menjaga keberlanjutan usaha para peternak.
Berbagai langkah telah dilakukan, termasuk menjalin kerja sama dengan penyedia jagung dan pemerintah daerah lain untuk suplai telur.
"Pemkab Blitar sudah melakukan beberapa MoU, seperti dengan penyedia jagung dan juga dengan beberapa daerah untuk suplai telur. Tahun ini bahkan kami didampingi oleh Kementerian Pertanian dalam upaya persiapan ekspor produk telur," urai Nanang.
Ia berharap dukungan tersebut mampu menjaga stabilitas usaha peternakan, memperluas pasar, sekaligus mendorong peningkatan produksi yang berorientasi ekspor. (ina/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




