Risma-Whisnu Bekali Saksi di Tiga Kecamatan

Sementara Ketua Pengurus Anak Cabang (PAC) Rungkut Andi Puryanto di sela acara menegaskan, jajaran PAC hingga ranting dan anak ranting sampai sekarang masih solid. Dia menyatakan, kader dan jajaran pengurus PDI Perjuangan sampai tingkat bawah, tidak terpengaruh dengan aksi sejumlah orang yang mengaku kader partai dan menyatakan dukungan ke pasangan calon lain beberapa waktu lalu.

"Kami yang di bawah tetap solid, tegak lurus memenangkan pasangan Risma-Whisnu," tandas Andi Puryanto.

Ungkapan senada disampaikan Ketua PAC Gunung Anyar, Kartiko. Selain tak terpengaruh manuver pihak luar, PDIP Gunung Anyar bertekad memenangkan pasangan Risma-Whisnu dalam Pilkada Surabaya dengan raihan suara 80 persen lebih.

"Dari sekitar 36.200-an pemilih se-Kecamatan Gunung Anyar, kami siap meraih lebih dari 80 persen suara kemenangan untuk Risma-Whisnu," ucap Kartiko.

Sementara itu, Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPC PDI Perjuangan Surabaya Adi Sutarwijono mengatakan, acara pertama sosialisasi pemenangan Risma-Whisnu kali ini diikuti saksi dan tim pemenangan tingkat kecamatan dan pengurus PDI Perjuangan dari 3 kecamatan. Yakni Tenggilis Mejoyo, Rungkut, dan Gunung Anyar.

Menurut Awi, sapaan akrab Adi Sutarwijono, acara kali ini sebagai pemanasan. Sebab, jelas dia, sebenarnya mesin partai di tiga kecamatan ini, dan umumnya di Surabaya Timur, telah terbukti efektif menjadi motor penggerak pemenangan pemilu.

"Saat Pilkada 2010, calon wali kota dan wakil wali kota dari PDI Perjuangan mampu menyapu bersih raihan suara di tiga kecamatan, Rungkut, Gunung Anyar, dan Tenggilis Mejoyo. Pada pemilu legislatif tahun lalu pun PDI Perjuangan menang mutlak," jelas Adi Sutarwijono.

"Karena itu, melalui acara ini, mesin pemenangan partai kami gerakkan kembali, untuk memenangkan pasangan Risma-Whisnu, tugas berat diemban Sukadar Ketua BSPN (Badan Saksi Pemilu Nasional) Surabaya dan jajarannya, untuk melatih saksi termasuk di antaranya Didik Prasetiyono yang mantan komisioner KPU Jatim," tambah Awi. (lan/rev)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO