Ketua DPRD Kabupaten Kediri Murdi Hantoro (baju putih) dan Plt. Kepala Disparbud Kabupaten Kediri Mustika Prayitno Adi saat ikut kirab. Foto: MUJI HARJITA/ BANGSAONLINE
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kirab upacara (ritual) 1 Suro digelar oleh warga Desa Menang, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri, di pamuksan atau petilasan salah satu Raja Kediri, yaitu Sang Prabu Sri Aji Joyoboyo, Jumat (27/6/2025).
Kirab ritual 1 Suro ini merupakan tradisi yang rutin diadakan setiap tanggal 1 di bulan Muharram atau bulan Suro pada penanggalan Jawa.
BACA JUGA:
- Tradisi Metri Hyang Bagawanta Bhari Meriahkan Hari Jadi Kabupaten Kediri ke-1222
- Angkat Tradisi Tosan Aji, RKA Senapati Nusantara ke-3 Digelar di Sleman
- Sambut Konjen AS, Wali Kota Kediri Bahas Kerja Sama Pendidikan dan Kebudayaan
- Anggota DPRD Jatim ini Salurkan Apresiasi untuk 20 Pelaku Budaya di Kediri
Berangkat dari Balai Desa Menang, peserta kirab berjalan menuju Pamuksan Sri Aji Joyoboyo dan sebagian ke Sendang Tirto Kamandanu.
Sebelum berangkat, dilakukan prosesi ritual terlebih dahulu di Balai Desa Menang dengan pagelaran tari gambyong dan penyerahan pusaka oleh Ketua DPRD Kabupaten Kediri Murdi Hantoro kepada sesepuh, untuk selanjutnya ikut dikirab.
Murdi Hantoro dan Plt. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri, Mustika Prayitno Adi, serta jajaran Forkompincam Pagu dan Pemerintah Desa Menang, ikut kirab dengan berjalan kaki menuju Petilasan Prabu Sri Aji Joyoboyo.
Sejumlah bule asal Prancis tampak turut mengikuti kirab bersama warga Desa Menang. Sesekali para bule tersebut menyapa warga yang melihat di sepanjang jalan yang dilalui peserta kirab.
Tiba di Petilasan Prabu Sri Aji Joyoboyo, peserta kirab mengikuti upacara dan ritual.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




