Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, saat menyapa seorang pasien yang sedang menjalani perawatan. Foto: Ist
“Untuk katerisasi jantung rujukan yang sementara ini ada di Tulungagung, September nanti untuk Kediri Raya Insya Allah (kita) sudah beroperasi,” tuturnya.
Tak hanya kateterisasi jantung, nantinya juga untuk penanganan lain seperti kanker. Untuk mendukung itu, tenaga medis baik dokter termasuk perawat kini telah mengikuti pendidikan lanjutan.
“Ada 5 dokter spesialis yang kini tengah menempuh pendidikan,” ucap Gatut.
Lebih lanjut dijelaskan terkait detail gedung baru yang secara keseluruhan tinggal penyelesaian. Gedung B yang dibangun 4 lantai tersebut, pada lantai 1 dan 2 diperuntukkan untuk ruang rawat pasien kelas 1.
Kemudian, lantai 3 untuk ruang perawatan VIP, khusus lantai 4 diperuntukkan untuk penanganan kateterisasi jantung dan ICU jantung.
Adapun, gedung C yang dibangun 5 lantai, rinciannya lantai 1 diperuntukkan sebagai Central Sterile Suplay Department (CSSD) atau instalasi serelilisasi sentral dan farmasi. Lantai 2 untuk ICU, lantai 3 untuk ruang pemulihan, kemudian 4 dan 5 digunakan untuk ruang operasi.
“Gedung B ini bisa untuk merawat 34 pasien dan 8 pasien CVCU (Cardiovascular Care Unit), sedang gedung C untuk ICU ada 18 tempat tidur pasien kritis,” urai Gatut. (adv/pkp)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




