Dukung Alumni BEC Raih Sarjana Lebih Cepat, Uniska Tawarkan Program RPL di HUT ke-48 BEC

Dukung Alumni BEC Raih Sarjana Lebih Cepat, Uniska Tawarkan Program RPL di HUT ke-48 BEC Pendiri BEC Kampung Inggris Muhammad Kalend Osen (tengah) bersama Rektor Uniska Kediri Prof. Dr. H. Bambang Yulianto (empat dari kiri) dan tamu undangan lainnya. Foto: Ist.

"Jika dalam kondisi normal seorang mahasiswa S1 harus menempuh 144 SKS, maka dengan RPL, sebagian SKS tersebut bisa diakui sehingga masa studi menjadi lebih efisien," jelasnya.

Prof. Bambang menegaskan bahwa program RPL ini bersifat legal dan resmi karena telah diakui oleh pemerintah serta terdaftar dalam Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti).

"Program ini bukan program sembarangan, tetapi sudah mendapat legitimasi dari pemerintah dan terintegrasi dalam sistem pendidikan tinggi nasional. Ini adalah peluang besar bagi masyarakat, terutama yang telah memiliki pengalaman kerja atau pelatihan sebelumnya," tandasnya.

Dekan FKIP Uniska Kediri, Dr. Ayu Fatmawati, menambahkan bahwa pihaknya mempunyai harapan besar terhadap keberlanjutan kiprah dan penguatan kemitraan dengan Uniska.

Ia berharap semakin berjaya sehingga dampaknya senantiasa dapat dirasakan oleh masyarakat di seluruh Indonesia. Sehingga kerja sama dengan FKIP ke depannya tidak hanya sebatas penerimaan mahasiswa—khususnya melalui program RPL.

"Saya berharap ke depannya ada kerja sama lain di bidang pengajaran dan pengabdian masyarakat," ujar Ayu.

Selain menjadi ajang silaturahmi bagi para alumni lintas generasi, acara ini juga menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan akses pendidikan tinggi yang lebih inklusif, fleksibel, dan kolaboratif, demi mendukung kemajuan pendidikan di Indonesia. (uji/rev)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO